Jakarta Bsi-News

Belajar bahasa inggris sudah seharusnya menyenangkan. Stigma yang selama ini ada mengenai belajar bahasa inggris yang katanya sulit, harus diubah. Menyadari akan hal itu, dosen program studi sastra inggris UBSI memiliki cara unik sekaligus menyenangkan dalam memberikan materi bahasa inggris. Meski dalam keadaan pandemi seperti saat ini, semangat untuk memberikan seribu kebaikan tidak boleh luntur. Oleh karenanya, dosen-dosen UBSI memutuskan untuk mengadakan pengabdian masyarakat secara daring.

Kegiatan Prodi Bahasa Inggris dan Sastra Inggris Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI semester ganjil 2020-2021 ini dilakukan melalui aplikasi Zoom. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adik-adik dari Majelis Ta’lim Hidayatul Mubtadiin yang berlokasi di bilangan Ciledug. Beberapa panitia yang diutus langsung ke lokasi mitra tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat dan sesuai anjuran kesehatan. Seperti, memakai masker, jaga jarak aman minimal 1 meter, dan juga laptop yang memadai.

Acara dipimpin dan dibuka oleh Unpris Yastanti, M.Pd selaku Ketua panitia program pengabdian masyarakat. Selaku tutor yaitu Sayyid Khairunas, S.S., M.Pd, serta beberapa anggota panitia lain yang juga standby untuk memberikan materi yaitu Irwin Ananta Vidada, Sri Mulyati, Ary Iswanto Wibowo, dan Danang Dwi Harmoko. Kegiatan ini juga melibatkan seorang mahasiswi dari prodi sastra inggris yaitu Fefti Supriyatna yang saat ini sedang menyusun skripsi.

Mengusung tema tips and tricks dalam pembelajaran bahasa inggris agar lebih mudah dipahami, yang memang ditujukan agar peserta lebih enjoy dan tidak terlalu serius dalam proses pelaksanaan pengabdian kali ini. Dalam penyampaiannya, Sayyid memberikan contoh fenomena sehari-hari dalam mengucapkan kata ataupun kalimat dalam bahasa inggris yang masih sering salah – namun masih banyak yang tidak sadar. Beliau memeberi contoh misalnya dalam mengucapkan terima kasih yang tidak tepat. Masih banyak yang bilang “thanks you” baik dalam ucapan secara langsung maupun status-status di media sosial saat ini. “Frase yang benar adalah ‘thank you’ ya teman-teman, bukan ‘thanks you’ jika ingin mengucapkan terima kasih ke lawan bicara kita”, ujarnya. Para peserta pengabdian terlihat sangat antusias menyimak materi yang dipandu oleh tim tutor. Acara berlangsung selama kurang lebih 2 jam.

Selesai sesi penyampaian materi sekaligus tanya jawab dengan peserta, para dosen dan panitia kemudian menutup sesi penyampaian materi. Acara pun diakhiri dengan sesi berfoto bersama antara pihak Universitas Bina Sarana Informatika dengan adik-adik dari Majelis Ta’lim Hidayatul Mubtadiin. Meskipun singkat, semoga apa yang disampaikan bermanfaat dan dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta. [SKH]