Jakarta Bsi-News

Sebagaimana telah kita tahu, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang telah menelan banyak korban di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Mulai dari menggunakan masker saat terpaksa harus keluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun atau cairan disinfektan, dan menerapkan social distancing atau menjaga jarak dengan kerumunan orang.

Sebagaimana telah diketahui bersama, dalam rangka menerapkan social distancing, pemerintah meminta warga agar berdiam diri di rumah dan meliburkan kegiatan belajar mengajar di berbagai sekolah dan perguruan tinggi. Lantas sebagai gantinya, kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah secara online atau daring dengan dipantau oleh guru dan dosen masing-masing.

Walaupun kegitan mahasiswa dalihkan #dirumahsaja itu tidak menjadikan alasan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika untuk tetap produktif dan berprestasi . Terbukti dengan antusiasme mahasiswa UBSI mengikuti kompetisi poster Edukasi Physical Distancing, video animasi, Foto Inspiratif, Video edukasi  dalam ajang Competition From Home 2020 Tingkat Nasional. Puluhan mahasiswa UBSI mengikuti perlombaan ini. Banyak ide inspiratif yang yang di tuangkan . Ide Inspiratif tersebuat sebagai ajakan masyarakat untuk memutus rantai penyebaran covid-19. 
 Sebagai contoh judul karya yang di ikutkan dalam kompetisi ini di antaranya , ‘YUK, Disiplin mulai dr Diri sendiri terapkan Physical Distancing untuk bantu hentikan Rantai Covid-19 hasil karya dari Dewi Kartika Putri prodi Hubungan Masyarakat, ‘Physical distancing, I Stay At Home ‘ dari Amar Mutaqin program studi Sistem Informasi Kampus UBSI Tasikmalaya , Poster Edukasi “Kampanye Positif Penanganan Pandemi Covid-19’ dari Maulidy Azhilla Program Studi Sistem Informasi Kampus UBSI Pontianak dan masih puluhan ide kreatif mahasiswa yang di tuangkan dalam kampanye positif untuk memutus mata rantai covid-19 .

Semoga ide kreatif yang di tuangkan puluhan mahasiswa universitas Bina Sarana Informatika ini dapat membantu kesadaran masyarakat perihal physical distancing, tetap dirumah saja , kesadaran mencuci tangan dan memaki masker sehingga dapat memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.