KSR BSI PEDULI LOMBOK

KSR BSI PEDULI LOMBOK

KSR BSI PEDULI LOMBOK

 

Jakarta-BsiNews

Korps Sukarela Bina Sarana Informatika (KSR BSI) mengirim komandan KSR BSI sebagai salah satu perwakilan dari IKBM BSI. Dan telah terlaksana dari hari Selasa hingga hari Jumat (14-17/08). Kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk menyalurkan dana secara langsung dari seluruh IKBM BSI, mahasiswa BSI dan beberapa donatur.

 

 

Berangkat dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta pukul 17.30 WIB. Dan sampai di bandara internasional Lombok pukul 21.30 WITA. Setibanya kita dari Lombok kita langsung menuju ke Markas PMI Provinsi NTB di kota Mataram untuk berkordinasi perihal akomodasi penyaluran donasi tersebut dan kita pun diantarkan ke wisma PMI untuk beristirahat menyiapkan tenaga untuk beraktifitas di esok hari. Dihari pertama kitabdi Lombok saya didampingi salah satu pihak dr BEM perwakilan dr IKBM BSI lngsg melakukan observasi terkait upaya penyaluran bantuan dengan memperhatikan kondisi wilayah yang terdampak bencana gempa terparah dan jumlah korban yang terbanyak, selesai mendapatkan data mengenai keadaan dilapangkan tentang tempat yang akan menjadi sasaran kita untuk menyalurkan donasi terkait dengan data kebutuhan yang menjadi kebutuhan dari para korban terdampak seperti terpal, paket sembako, peralatan sekolah, pakaian air bersih dan tentunya obat- obatan. Hari kedua pagi sekali kita sudah disibukan untuk mencari akomodasi perihal penyaluran donasi yg kita sudah disiapkan sebelumnya, tentu menjadi perhatian yang harus kita perhatikan karena dalam penyaluran donasi tersebut kita tidak bisa sembarang memilih kendaraan dikarenakan dari info yang kita dapat sudah pernah ada mobil pengangkut beras yang dijarah oleh salah satu rombongan dr korban terdampak di tengah-tengah perjalanan menuju perjalanan menuju posko PMI cabang untuk ditampung terlebih dahulu dan baru dibagi ke daerah-daerah terdampak atau pun

 

dusun-dusun tersebut. Dari hal tersebut akhirnya kita memilih untuk menyewa mobil pribadi sebagai alat distribusi donasi yg sudah kita siapkan sebelumnya, dikarenakan akomodasi kita menggunakan mobil dgn ruang yg cukup kecil kita pun dibagi dua kali dalam pendistribusiannya. Sampai larut malam kita mendistribusikan donasi tsb sampai pukul 2 kita baru sampai kembali di wisma PMI yg ada di kota Mataram. "Kita masih dalam kondisi resah dan kami masih sangat membutuhkan bantuan dari para relawan dan para donatur seperti sembako dan air tentunya" Ujar bapak nurmadin selaku kepala dusun sampul jengkel. Esok harinya bertepatan dgn hari kemerdekaan Indonesia kita mendonasikan sisa dari sejumlah donasi yang terkumpul sebelumnya untuk diserahkan kepadanya ketua PMI provinsi NTB untuk dibelanjakan obat-obatan keperluan para korban terdampak dan setelah selesai berpamitan pula kita langsung bertolak ke bandara untuk kembali lagi ke Jakarta.(Nabila Aulia)