Menumbuhkan Kreativitas Berbahasa Inggris Bagi Anak-anak Sekolah Dasar di RPTRA Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur

Jakarta BSI-News 

 

Bahasa inggris memiliki posisi dan peran penting karena merupakan bahasa universal yang digunakan banyak negara di berbagai belahan dunia. Saat ini terdapat 375 juta penduduk dunia yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pertama dan 750 juta penduduk dunia yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa kedua. Ini mengambarkan betapa pentingnya bahasa inggris di masyarakat dunia. Namun sejak diberlakukannya kurikulum nasional 2013, pembelajaran bahasa inggris di sekolah dasar tidak lagi menjadi mata pelajaran pokok. Bahasa inggris adalah salah satu mata pelajaran yang dihilangkan dari kurikulum pendidikan nasional tersebut. Mata pelajaran ini menjadi mata pelajaran tambahan atau ekstrakurikuler di sekolah. Perubahan ini termaktub dalam Permendikbud No. 67 2013 tentang Kompetensi Dasar dan Struktur Kurikulum untuk Sekolah Dasar.

 

Fakta ini tidak perlu menyurutkan langkah kita untuk mengenalkan bahasa inggis kepada anak-anak terutama anak usia sekolah dasar. Usia tersebut ditengarai sebagai usia emas bagi anak-anak dalam menyerap segala ilmu termasuk ilmu bahasa. Anak-anak perlu sedini mungkin diperkenalkan bahasa inggris agar kelak mampu menggapai berbagai peluang seperti sekolah ke luar negeri, bekerja atau berbisnis ke luar negeri. Supaya anak-anak memiliki ketertarikan terhadap bahasa inggris, hal yang paling utama adalah proses pembelajaran harus dikemas secara kreatif dan interaktif supaya anak-anak belajar dengan senang dan mudah menyerap materi dengan baik. Banyak metode dan pendekatan yang dapat digunakan dalam menyampaikan pembelajaran bahasa inggris pada anak usia sekolah dasar sepeti fun learning, collaborative learning, alat peraga dan yang lainnya.

Berdasarkan latar belakang pentingnya ketrampilan bahasa inggris sejak usia sekolah dasar, kami selaku civitas akademik Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ingin mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema Menumbuhkan Kreativitas Berbahasa Inggris Bagi Anak Sekolah Dasar di RPTRA Cipinang Besar dengan target peserta anak-anak dari RPTRA Cipinang Besar di Kelurahan Cipinang Besar Selatan, kecamatan Jatinegara Kota Jakarta Timur.Kegiatan ini diselenggarakan di hari sabtu pada tanggal 23 dan 30 Maret 2019.

Peserta dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah anak-anak usia sekolah dasar yang tinggal di rumah susun di lingkungan RPTRA Cipinang besar selatan. Mengapa pesertanya anak-anak sekolah dasar? Hal ini dikarenakan pada umumnya pada usia anak-anak mereka akan lebih mudah menyerap, mengingat dan mudah memotivasi mereka untuk lebih kreatif dan aktif dalam menerima materi yang di ajarkan. Disamping itu materi dan penyampaian materi yang diberikan dengan cara yang interaktif seperti coloring, story telling dan juga games membuat anak-anak terlihat menikmati dan tidak bosan mengikuti kegiatan Pengabdian Masyarakat tersebut.

Beberapa harapan dimana salah satunya yaitu agar kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan di setiap semester dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan warga sekitar RPTRA sehingga lebih berdaya guna di masyarakat. Halini disampaikan oleh Eko selaku koordinator pengurus RPTRA Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur. Semoga dengan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini tercipta suatu hubungan yang kondusif dan saling menguntungkan diantara para dosen dengan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi nya dan warga di lingkungan RPTRA yang membutuhkan masukan atau ilmu yang tepat guna dalam kehidupan mereka.