UBSI Pontianak bersama Bank Indonesia dan Kompasiana Ajak Generasi Milenial Beralih ke UMKM Go-Digital

Jakarta Bsi-News

Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Pontianak menjadi salah satu universitas terpilih yang dikunjungi Bank Indonesia dan Kompasiana dalam sosialisasi acara UMKM Go Digital, Senin (15/07/2019). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia dan Kompasiana Kampus kerjasama dengan Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Kota Pontianak. Acara yang dilaksanakan di Aula UBSI Pontianak ini diikuti sebanyak 200 peserta terdiri dari mahasiswa/i UBSI Pontianak.

Tentunya narasumber yang didatangkan kali ini sudah ahli di bidangnya, ada Nurulloh, Chief Operating Officer Kompasiana, Andi Tri Sutrisno selaku Senior Back Office Departemen Komunikasi, dan Joko Djuniwarto selaku Manajer Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pontianak.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara Kompasiana dan Universitas Bina Sarana Informatika.

Menurut Kaprodi Sistem Informasi UBSI Kampus Kota Pontianak, Muhammad Sony Maulana, ST, M.Kom acara talkshow UMKM Go Digital ini merupakan bentuk kerjasama Universitas Bina Sarana Informatika dengan Bank Indonesia dan Kompasiana. Tujuannya adalah membentuk pola pikir mahasiswa bahwa sekarang merupakan zaman yang serba digital, artinya sebuah UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) pun dapat dilakukan secara digital.

“Selain dapat membangun saluran dagang sendiri, kita dapat memperkenalkan produk kita (branding) lebih luas. Adapun untuk kemudahan akses dari sisi bisnis dan konsumen sebaiknya mahasiswa membangun UMKM digital berbasis mobile application, agar pengguna aplikasi mobile saat ini semakin meningkat mengalahkan aplikasi berbasis website,”lanjut Sony.

Andi Tri Sutrisno, Senior Back Office Departemen Komunikasi mengatakan UMKM Go Digital merupakan sebuah program yang dibuat karena melihat kondisi UMKM sekarang ini masih tradisional, dimana para pelaku usaha kesulitan memasarkan produk mereka. Dengan UMKM Digital ini ingin memperluas jaringan pemasaran dari UMKM itu sendiri supaya melalui digitalized ini dapat merambah ke dunia internasional.

“Dengan roadshow UMKM Go Digital ke kampus-kampus kami ingin membangkitkan minat mahasiswa/i supaya nanti bisa berwirausaha, karena mindset kebanyakan orang  setelah lulus kuliah cari kerja, jadi harus diubah mindset itu supaya mereka bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri,”jelas Andi.

Sementara menurut Nurulloh, Chief Operating Officer Kompasiana UMKM Go Digital ini merupakan bagian dari sosialisasi dan edukasi kepada audience, mahasiswa dan netizen terkait perkembangan UMKM yang selama ini potensinya cukup tinggi terutama di daerah-daerah.

“Sebenarnya lebih kepada mengajak bagaimana caranya akselerasi dan ekspansi produk-produk para pelaku usaha melalui channel-channel digital dengan berbagi beberapa teknik dan tips. Tujuannya mengedukasi para mahasiswa untuk lebih bisa mengeksplorasi potensi diri terkait entrepreneurship,”kata Nurulloh.

Ia menambahkan, mahasiswa dibekali pengetahuan UMKM digital entrepreneur, minimal mereka bisa memanfaatkan ilmu itu setelah selesai mengenyam pendidikan nanti dan bisa menjadikan penghasilan buat diri sendiri.

Dengan adanya sosialisasi UMKM Go-Digital ini diharapkan seluruh masyarakat Indonesia terutama generasi muda mahasiswa/i mulai sadar betapa pentingnya entrepreneurship untuk membangun perekonomian Indonesia dan sudah seharusnya berpikir kreatif menjadi seorang yang bisa membuat suatu unit usaha sendiri sehingga nantinya bisa memperdayakan orang-orang sekitar.