Mahasiswi UBSI Pontianak Lolos Seleksi Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional 2019

Jakarta Bsi-News

Karmila Junianti, mahasiswi Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Pontianak ini berhasil lolos seleksi Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional 2019 yang diadakan dari Komunitas Pena Artas Penyair Muda Berkarya dan Lintang Indonesia.

Mahasiswi kelahiran Sintang, 12 Juni 1997 ini masuk ke tahap 500 peserta terpilih dari 1000 lebih peserta yang mengikuti lomba tersebut.

Lomba karya sastra berupa puisi merupakan murni hasil karya sendiri dan bukan hasil plagiat. Naskah puisi dikirim ke email panitia penyelenggara dan akan diseleksi menjadi 500 peserta untuk dilombakan kembali di Kota Tasikmalaya untuk menentukan juara 1, 2, dan 3. Proses seleksi lumayan berlangsung lama mulai dari 3 Juni hingga 7 Juli 2019.

“Ini puisinya karya cipta saya sendiri, karena penyeleksiannya juga ketat untuk puisi yang plagiat akan di blacklist namanya dari perlombaan tersebut,”tutur Mila, sapaan akrab gadis berusia 22 tahun ini.

Kendala yang biasa ia rasakan ketika buat puisi terkadang terpengaruh dengan kondisi moody dirinya, menjadi susah untuk menciptakan suatu karya apabila sedang badmood. Mila mengaku sempat tidak percaya diri dengan puisi yang ia ciptakan dan tidak menyangka bisa lolos seleksi untuk ikut ke tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Tasikmalaya bulan Agustus 2019 mendatang.

“Kalau mood-nya lagi bagus, lancar buat puisinya, kalo untuk lomba yang sekarang sih kendalanya kita harus buat puisi dengan tema yang telah ditentukan panitia, lebih mudah kalo tema puisinya bebas, tapi disitulah letak tantangan yang harus saya lewati,”ujar putri dari Bapak Yusuf Kederi dan Ibu Alidiana ini.

Ini bukan pertama kalinya Mila menorehkan prestasi di dunia seni puisi, telah banyak penghargaan yang ia dapatkan juga sebelumnya. Diantaranya Sertifikat Lomba Karya Cipta Puisi Tingkat Nasional dari Rofsikaha Media menyandang sebagai Kontributor Terpilih yang artinya Mila terpilih dari sekian ribu peserta yang ikut terpilih menjadi 150 peserta. Sertifikat lainnya dari Siberis Indonesia Tingkat Nasional bulan Mei 2019 lalu. Juga Sertifikat Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional dari diselenggarakan Tasikzone.com bersama Komunitas Lintang Indonesia. Dan masih banyak penghargaan lainnya yang ia dapatkan.

“Saya suka puisi sejak SMP, suka sastra Indonesia gitu seperti buat puisi, cerpen. Saya sempat terpikir alangkah indahnya jika setiap fenomena yang terjadi di kehidupan kita di ekspresikan lewat puisi, saya senang bisa memanfaatkan waktu luang saya untuk buat puisi karya sendiri,”jawabnya.

Mila belajar secara otodidak menciptakan puisi dari buku-buku sastra, kemudian ia praktekkan sendiri dirumah dengan membacakan puisi yang telah dibuatnya. Menurutnya untuk membuat puisi yang bagus itu harus memiliki banyak kosa kata ala sastrawan seperti kata-kata yang tersirat.

Kepala Kampus UBSI Kampus Kota Pontianak, Eri Bayu Pratama mengatakan ini merupakan awal yang sangat baik bisa mencapai ke tahap 500 peserta yang lolos seleksi, karena tidak mudah harus bersaing dengan 500 lebih peserta sebelumnya.

“Harapannya untuk Karmila tetap optimis dan semangat dengan mengikuti kembali seleksi ini untuk mendapatkan juara, dan pihak kampus akan mendukung sepenuhnya,”kata Eri.