KSR UBSI HADIRI TALKSHOW “GENERASI MILENIAL DALAM KEMANUSIAAN MELALUI DONOR DARAH” BERSAMA PMI DKI JAKARTA

Jakarta Bsi-News

KSR (Korps Suka Rela) UBSI (Universitas Bina Sarana Infromatika)  mengikuti acara talkshow Donor Darah yang diadakan oleh Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, pada hari Selasa 24 September 2019 di Hotel Balairung, Jakarta. Kegiatan ini bertemakan “Generasi Milenial Dalam Kemanusiaan Melalui Donor Darah” dan diikuti oleh Anggota Korps Sukarela (KSR) dari berbagai Unit Perguruan Tinggi Jabodetabek dengan Pembicara Dr. Dian Winarti (Kepala Bidang Pengadaan Darah Unit Donor Darah PMI), Bapak Didin Wahidin (Direktorat Kemahasiswaan Kemenristekdikti) dan juga Komeng (Tenaga Sukarelawan PMI).

Kegiatan ini bertujuan agar generasi milenial pada saat ini, khususnya yang menjadi Anggota KSR di lingkungan kampusnya masing-masing dapat memiliki pemahaman lebih dalam tentang Donor Darah serta dapat mengimplementasikannya di masyarakat.

Bapak Didin, mengatakan bahwa Kemenristekdikti mendukung Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berorientasi nilai-nilai Kemanusiaan. Karena pendidikan soft skill & karakter mahasiswa dibentuk melalui UKM dan kegiatan kemahasiswaan yang bermuatan nilai-nilai Pancasila.

“Hari gini masih takut donor darah? Setetes darah anda sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Satu kantong darah yang kita donorkan dapat menyelamatkan 3 jiwa. Bayangkan jika anda telah mendonorkan 100 kantong darah? Berapa banyak jiwa yang sudah anda selamatkan?” Ucap Dr. Dian.

Pembina KSR UBSI Irwin Ananta memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan talkshow donor darah semacam itu juga berharap agar kegiatan serupa bisa lebih intensif lagi di laksanakan dengan target peserta yang lebih luas pada semua kalangan yang tidak sekedar hanya bagi relawan semata.

Bagi para relawan KSR pun menaruh harapan kedepannya dengan adanya kegiatan talkshow Donor Darah ini, harapannya para sukarelawan dapat menyebarluaskan informasi yang didapatkannya kepada masyarakat / orang awam. Sehingga memberikan pencerahan jika donor darah bukanlah sesuatu hal yang menakutkan lagi bagi kalangan masyarakat luas tetapi memberikan dampak positif bagi sesama. Masyarakat pun diharap semakin mengerti jika Setetes darah bisa sangat berarti bagi sesama. (YACW)