Dosen UBSI Pontianak Beri Pelatihan Dan Hibah Aplikasi Pengeloaan Keuangan Pada Umkm “Amplang Kite”

Pontianak-Bsi News

Kelompok dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Pontianak  melakukan Hibah Aplikasi Pengelolaan Keuangan kepada UMKM “Amplang Kite”. UMKM “Amplang Kite” merupakan salah satu produsen dan penjual makanan jenis kerupuk amplang yang sudah beroperasi salama satu tahun. Hibah Aplikasi ini diselenggarakan bersamaan dengan Pengabdian Kepada Masyarakat Semester Ganjil 2019/2020.

Selain Hibah Aplikasi, kelompok dosen UBSI Kampus Kota Pontianak yang beranggotakan Lisnawanty, Nurfia Oktaviani Syamsiah dan Windi Irmayani dibantu empat orang mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Akuntansi tersebut juga memberikan pembekalan materi dan pelatihan pemanfaatan aplikasi pengelolaan keuangan hingga dapat menghasilkan laporan keuangan usaha yang akurat. Kegiatan Pelatihan dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan pada tanggal 14, 15, 21 dan 22 Desember 2019.

Ketua pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat, Lisnawanty menjelaskan Aplikasi Pengelolaan Keuangan ini khusus dirancang untuk membantu UMKM seperti “Amplang Kite” menyajikan laporan keuangan usaha yang akurat sehingga membantu pengusaha dalam proses pengambilan keputusan perihal pengembangan usaha dimasa datang.

“Pengabdian merupakan kewajiban karena termasuk dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan setiap semester. Kami juga mengajak mahasiswa dalam kegiatan ini guna memberikan  gambaran kepada mahasiswa agar dapat berkontribusi kepada masyarakat dalam bentuk nyata, dengan keahlian yang dimiliki” tambah lisna

Menurut Verawati pemilik usaha UMKM “Amplang Kite” mengungkapkan dengan adanya kegiatan hibah dan pelatihan ini sangat membantu usahanya.

“Terima kasih kepada UBSI Kampus Kota Pontianak yang telah menghibahkan aplikasi pengelolaan keuangan ini kepada kami. Aplikasi ini akan kami maksimalkan, sehingga memudahkan kami untuk mengembangkan usaha kedepan. Harapan kami jalinan kerjasama antara civitas akademik dengan pengusaha UMKM semakin banyak dan berkala untuk bersama-sama berkontribusi membangun perekonomian masyarakat.” harap Verawati. (KTH)