HIMA MANAJEMEN SUKSES ADAKAN WEBINAR "DAMPAK COVID-19 TERHADAP DUNIA USAHA"

Jakarta Bsi-News

Wabah virus Corona atau Covid-19 belumlah reda, puluhan ribu orang telah terpapar oleh virus ini d Indonesia. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah melalui Gugus Tugas penanggulangan wabah virus ini untuk terus mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan guna menekan laju pertumbuhan Covid-19. Sejak menjadi pandemik di Indonesia, wabah Covid-19 ini telah memberikan dampak yang signifikan terhadap sendi kehidupan sosial serta perekonomian Indonesia. Mulai dari banyaknya perusahaan-perusahaan yang tutup, meningkatnya angka pengangguran, tutupnya dunia pendidikan hingga penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 0,5%. Hal ini tentunya membawa imbas tersendiri dari pergerakan pembangunan secara simultanbauk di perkotaan maupun di pedesaan.

Kesemuanya tadi mengemuka dalam penjelasan Ety Nurhayati, SE, MM selaku pembicara dan narasumber kegiatan Webinar “Dampak Covid-19 Terhadap Dunia Usaha”yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa (Hima) Program Studi Manajamen Universiatas Bina Sarana Informatika (UBSI) pada Jumat 26 Juni 2020 secara daring. Kegiatan webinar ini diadakan di tengah pandemik wabah virus Corona yang saat ini menjadi pandemik di Indonesia. “Tujuan kami mengadakan kegiatan ini guna memberikan gambaran kepada masyarakat tentang dampak wabah Covid-19 terhadap kegiatan usaha dan bisnis”, ujar Fahrul Rozi selaku ketua Hima Manajemen UBSI.  Kegiatan ini diikuti oleh para akademisi dan mahasiswa manajemen serta dihadiri oleh Kaprodi Manajemen Ida Zuniarti, SE, MM. Dalam sambutannya beliau mengharapkan agar mahasiswa khususnya Hima mampu berperan aktif dalam menginfokan hal-hal aktual yang terjadi di masyarakat seperti pandemik covid ini dari berbagai segi.

Selain pemaparan dari narasumber, juga diadakan sesi tanya jawab seputar dampak wabah covid ini terhadap kelangsungan dunia usaha. Ety Nurhayati juga menyampaikan pandemik Covid-19 ini juga telah merubah prinsip dasar dalam melakukan kegiatn usaha yang tidak lagi mengandalkan kunjungan pelanggan ke gerai-gerai usaha namun lebih pada membuat inovasi baru dengan menjalankan bisnis to customer yang dinilai sangat ekstrem. Dicontohkan bagaimana KFC dan Pizza Hut membuka usaha di jalan-jalan sebagai upaya agar bisnis dan usahannya tetap survive.

“Harapan kami semoga dengan kegiatan ini kita menjadi paham akan dapat dampak Covid-19 dan kami berterima kasih atas support dari UBSI khususnya prodi Manajemen atas terselengaranya webinar ini”, lanjut Fahrul Rozi menutup acara.(smh)