Pontianak Bsi-News

Sudah lebih dari satu tahun Indonesia dilanda pandemi Covid-19, dimana pada tahun kemarin banyak sekali aktivitas dan kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan dan diikuti secara normal. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dilakukan hampir diseluruh Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19, tidak hanya di dunia industri dan usaha, dunia pendidikan pun dituntut memberlakukan PSBB dan PPKM.

Salah satu yang menerapkan pembatasan kegiatan adalah Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). UBSI sendiri menyelenggarakan kegiatan perkuliahan secara daring dan membatasi kegiatan mahasiswanya. Hal ini bertujuan agar mahasiswa UBSI terjaga dan aman dari Covid-19. Penerapan pembatasan kegiatan di kampus tentunya membawa berbagai macam dampak di sisi mahasiswa, apalagi mahasiswa yang terbiasa aktif dan gemar mengikuti lomba-lomba untuk mendapatkan prestasi. Sebagian besar perlombaan ditutup dan dibatalkan, menyebabkan selama setahun kemarin mahasiswa sulit untuk mendapatkan prestasi. Namun dari hal tersebut menyebabkan banyak perlombaan diselenggarakan secara online yang menjadi peluang tersendiri bagi mahasiswa mendapatkan prestasi.

Dua mahasiswi semester 4 dan 6 UBSI Kampus Pontianak, Marinja dan Juniarti mendapatkan prestasi baru-baru ini. Mereka dapat membuktikan bahwa pandemi Covid-19 bukanlah halangan untuk berprestasi, terbukti keduanya di tahun 2021 ini berhasil menyabet prestasi dari kejuaraan bergengsi. Bahkan Juniarti berhasil meraih prestasi di dua kategori sekaligus, yaitu Juara 1 kategori TOP Model dan Juara II Kategori Umum dari ajang Pemilihan TOP Model Indonesia yang diselenggarakan salah satu EO di Banten.

Marinja juga yang merupakan mahasiswa Prodi Sistem Informasi semester empat UBSI Kampus Pontianak berhasil meraih Juara I di ajang Pinlok Idol 2021 pada tanggal 30 April 2021. Pinlok Idol ini merupakan ajang bergengsi pencarian bakat menyanyi. Marinja berhasil menyingkirkan 16 peserta lainnya, tentunya ini merupakan prestasi yang membanggakan untuk Marinja.

Dua prestasi di atas membuktikan bahwa pandemi bukanlah halangan bagi mahasiswa UBSI Pontianak untuk mendulang prestasi.

“Saat ini prestasi bisa didapat dimana saja dan kapan saja. Pandemi Covid-19 membawa berkah sendiri untuk mahasiswa yang senang ikut kompetisi dan perlombaan, karena banyak EO yang mengadakan kompetisi secara daring baik skala lokal hingga nasional,” ungkap Juniarti.

Hal senada disampaikan oleh Marinja. Marinja mengatakan pandemi bukanlah alasan untuk berdiam diri dan bermalas-malasan.

“Sebagai mahasiswa kita harus kreatif dan inovatif untuk terus beraktifitas, tidak boleh menyerah terhadap keadaan karena kita tidak tahu kapan ini akan berakhir,”tuturnya.

Yoki Firmansyah selaku staf Warek II Bidang Non Akademik UBSI Pontianak, mengatakan bahwa UBSI sangat mengapresiasi prestasi yang didapatkan oleh Marinja dan Juniarti, hal ini membuktikan bahwa pandemi bukan sebuah hambatan, hanya memang membutuhkan usaha extra untuk meraih prestasi disaat seperti ini.

“Aktifnya Juniarti dan Marinja ini dapat memberikan pengaruh positif kepada mahasiswa lain agar berlomba-lomba untuk meraih prestasi walaupun dimasa sulit seperti ini,”pungkas Yoki.