Jakarta Bsi-News

Pandemi virus Corona (COVID-19) memiliki dampak yang besar terhadap berbagai sektor ekonomi di Indonesia terutama bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), oleh karena itu media sosial sebagai media promosi  sangat dibutuhkan saati ini.

Membuat konten media sosial yang menarik, tentu harus melibatkan berbagai elemen. Yaitu teks dan gambar, akan tetapi teks saja tidaklah menarik diperlukan elemen tambahan grafis, visual, video, musik. Tetapi, menggabungkan beberapa elemen tersebut ke dalam sebuah konten stories maupun feed memang tidaklah mudah. Di perlukan beberapa tools atau aplikasi untuk membuatnya, agar konten yang di posting media sosial terlihat menarik.

Universitas Bina Sarana Informatika Melakukan Pengabdian Masyarakat berkolaborasi dengan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM) Jakarta Timur pada Hari Minggu, tanggal 27 September 2020. Kegiatan pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Khairul Rizal, M.Kom dan dosen yang lain yaitu Wahyudin, SE, MM, Amir, M. Kom, Nur Alam, M.Kom, Rahmad Tri Yunandar,M.Kom, Yuris Alkhalifi, S.Kom, Riki Supriyadi, S.Kom serta dari beberapa mahasiswa yang dilibatkan.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang bertema “Pelatihan Desain Grafis Pembuatan Flyer untuk Memperindah Konten Media Sosial” dilakukan secara daring atau online dengan menggunakan media conference Zoom Meeting. Kegiatan ini dimulai pada pukul 09:00 WIB- 11:30 WIB dan diikuti oleh beberapa pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur sejumlah 56 pelaku UMKM.

Acara pelatihan diawali dengan pembukaan oleh Bapak Husni selaku pembina UMKM dari JakPreneur, dalam sambutanya beliau mengatakan “Media pemasaran online lebih efisien untuk saat ini, karena media promosi telah bertransformasi dari offline ke online contohnya sosial media khususnya instagram dan konten yang bagus menjadi hal yang penting karena akan menarik pembeli”.

Kemudian memasuki acara inti pelatihan, Bapak Khairul Rizal, M.Kom selaku ketua pelaksana dan juga moderator dalam acara ini mengatakan “Dengan pelatihan ini juga kami berharap para pelaku UMKM bisa menguasai teknologi informasi yang merupakan modal besar untuk jadi pemenang dalam persaingan global, serta menjadikan media sosial sebagai media alternatif dalam berpromosi dan kreatif dalam membuat konten yang menarik di media sosial”.

Pelaku UMKM sangat antusias saat mengikuti pelatihan desain grafis ini, karena menurut mereka pelatihan ini sangat mudah dipahami dan mudah diaplikasikan dalam membuat media promosi di instagram dan media sosial lainya, diungkapkan oleh ibu Fifi Ferawati yang mejadi salah satu peserta pelatihan.

Disela-sela pelatihan Bapak Nur Alam selaku Narasumber yang memberikan pelatihan juga menyebutkan bahwa menjual produk di sosial media harus menghindari Hard Selling, danberalih dengan menerapkan Soft Selling dimana saat menjual produk di sosial media tidak hanya menawarkan produk saja melainkan dengan memberi konten yang bermanfaat sehingga followers akan merasa terbantu dengan postingan yang diunggah.

Kemudian dalam membuat desain juga harus menerapkan AIDA : Attention (menarik perhatian), Interest (Jalan cerita), Detail (Hasil akhir/kesimpulan dari yang akan dijual), Action (Melakukan jualan dan ajakan). Karena Postingan di instagram harus memiliki jalan ceritanya agar lebih menarik. Jika dari sisi desainya sudah menarik jadi followers di instagram akan tertarik dengan konten yang ada di instagram kita.

Pelatihan desain grafis untuk memasarkan hasil produk UMKM ini menggunakan beberapa Tools yang mudah dan tidak perlu menginstall pada perangkat karena berbasis online. Aplikasi yang dipakai yaitu Canva sebagi aplikasi utama dan ditambah dengan aplikasi lainnya, semua aplikasi yang dipakai juga Gratis dan mudah digunakan, bisa diatur sesuai keinginan kita, walaupun gratis tapi sudah lengkap untuk desain konten.

Acara yang berlangsung dengan lancar dan seru dengan banyaknya pertanyaan dari peserta pelatihan, acara diakhiri dengan penutupan oleh Bapak Heru yang juga merupakan salah satu pembina UMKM dari JakPreneur, dalam penutupanya menurut beliau pelatihan desain ini sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM karena akan menjadi dasar untuk mempromosikan produk, dan diharapkan kerjasama dengan Universitas Bina Sarana Informatika ini bisa berkelanjutan. (RSD & KRL)