Kegiatan Mahasiswa PR

0 4

PRAKTIKUM TERPADU DENGAN KREASI IMPIANKU

    
Jakarta (BSI-News)

Mentari belum juga optimal menampakkan sinarnnya, tapi sekumpulan anak- SD Alodia I Taman Bougenvile Harapan Baru Bekasi bersiap-siap untuk menggunakan pensil warna dan crayon yang mereka miliki. Hampir sebagian besar dari mereka sudah memegang alat gambar. Ada juga yang masih menatap kosong kertas gambar seolah masih bingung akan menggambar apa. Tidak sedikit dari mereka yang berupaya untuk mulai menggambar. Tapi ada juga yang penuh semangat mewarnai gambar  yang sudah tersedia.

Kejadian tersebut merupakan lomba mewarnai serta lomba gambar yang diadakan oleh mahasiswa BSI semester V  dengan ketua kelompok Amien Jaiz kelas 41.5B kampus Pemuda Jakarta. Lomba ini berlangsung pada Sabtu 17 November 2012 dan mengambil tema Kreasi Impianku. Peserta yang terdiri  dari anak kelas 1,2,3 SD Alodia ini bersaing dalam lomba mewarnai sementara kelas 4,5,6 nya saling membuktikana diri untuk menjadi yang terbaik dalam menggambar.

Jumlah peserta lomba mewarnai dan menggambar  sebanyak 70 anak yang terdiri dari kelas 1, 2 dan 3 SD  dan memperebutkan hadiah berupa uang, peralatan sekolah beserta tropi. Dana untuk hadiah tersebut diperoleh dari urunan masing-masing mahasiswa yang tergabung dalam kelompok ini. 

Adapaun pemilihan tema lomba Kreasi Impianku  sebagai implementasi dari pratikum terpadu mahasiswa humas tidak lain sebagai sarana mempertajam kreatifitas anak. Hal ini disampaikan oleh Dewi Nurhayati sebagai salah satu panitia acara. ”Kreatifitas dan bakat anak dalam aspek menggampar bisa kita deteksi dan pupuk sejak dini”.  Hal senada juga disampaikan oleh Rahmawati sebagai perwakilan dari SD Alodia I, harapanya kegiatan seperti ini mampu memotivasi sekaligus memupuk bakat anak dalam mewarnai dan menggambar.

Aktifitas ini tidak hanya sekadar lomba, namun unsur edukasi juga tetap ada. Karena sesaat sebelum pemenang lomba diumumkan panitia menyuguhkan film
mengenai cara serta tips menggambar yang baik kepada peserta.

Tampak beberapa guru SD Alodia hadir dan turut mengawal jalanya lomba. Sementara sebagai perwakilan dosen dari Kampus BSI didelegasikan kepada Cep Adiwiharja. 

Kegiatan ini adalah rangkaian proses dari belajar dan praktek mahasiswa semester lima. Ini dilakukan sebagai salah satu cara menyematkan kompetensi kepada mahasiswa humas BSI. Karena anatara teori dan praktek ibarat mata uang logam yang tidak bisa dipisahkan. Satu sisi dengan sisi yang lainnya saling mengisi. Sebab materi untuk mata kuliah tidak akan optimal dipahami mahasiswa bila hanya mengandalkan proses belajar secara teori. Dibutuhkan praktek yang konkret dan simultan. (irw)

                                                                                        Foto: irwimg2012111700649_400_02   
 suasana lomba                                                          

Leave A Reply

Your email address will not be published.