Komando BSI Serempak Memasang 30 Spanduk Kampanye Memerangi Narkoba

0 0

Jakarta 4 april 2015

Komite Mahasiswa Anti narkoba atau lebih sering disingkat dengan
sebutan Komando BSI secara serempak memasang dan mengibarkan spanduk anti
narkoba sebagai wujud dalam upaya kegiatan kampanye memerangi narkoba dan
menyelamatkan generasi muda khususnya mahasiwa dan seluruh lapisan masyarakat
pada umumnya dari jeratan narkoba. Dengan memanfaatkan momentum usia waktu
eksistensi satuan tugas kampus Komando BSI yang sudah semakin matang sejak
waktu berdirinya 13 tahun silam, Komando BSI bertekad untuk merangkul dukungan
sebanyak-banyaknya baik dari civitas akademi BSI khususnya mahasiswa juga dari
masyarakat sekitar. Spanduk Anti Narkoba yang di pasang dan di gelar di 30 kampus
BSI secara serempak di bulan april 2015 ini mendapatkan dukungan dari segenap
pemerhati dan aktifis anti narkoba kampus. Kampus-kampus BSI yang ikut memasang
spanduk anti narkoba Komando BSI tersebut diantaranya kampus BSI Fatmawati, BSI
Wolter Mongonsidi, BSI Warung Jati, BSI Kramat 168, BSI Kramat 18, BSI Salemba
45, BSI Salemba 22, BSI Kramat 25, BSI Pemuda, BSI Cimone, BSI Daan Mogot, BSI
Ciputat, BSI Margonda A, BSI Margonda B, BSI Cut Mutiah, BSI Kaliabang, BSI
Cibitung, BSI Cikarang, BSI Karawang, BSI Cikampek, BSI Jatiwaringin, BSI Dewi
Sartika A, BSI Kalimalang, BSI Dewi Sartika B, BSI Cipulir, BSI Ciledug,  BSI Pondok Aren, BSI Bogor BSI, Cengkareng dan
BSI BSD. Pesan spanduk berisi slogan “Jauhi Narkoba..!, Ingat, Narkoba dapat
mematahkan masa depan mu…,Mari bersama Komando kita berantas narkoba!!!”.
Selain itu spanduk juga berisi pesan peringatan bagi segenap civitas akademi
khususnya mahasiswa yang berani mencoba-coba memakai dan menggunakan narkoba
terlebih sampai mengedarkan, isi pesan tersebut sebagai berikut “Peringatan:
Mahasiswa BSI terlibat peredaran dan penyalahgunaan Narkoba terancam Drop
Out..!”. Namun tak lupa Komando BSI yang menjadi satgas kampus dan juga
merupakan wadah kegiatan mahasiswa hasil binaan kerjasama anatra bidang kemahasiswaan
BSI dengan BNN RI serta lini koordinasi dibawah BNN RI seperti BNNP dan BNNK
turut menyambut dan mendukung seruan kebijakan pemerintah RI dalam
menginformasikan pesan humanis kepada segenap masyarakat khususnya civitas
akademi BSI berisi informasi harapan dan perlindungan negara bagi mereka para
korban yang telah terlanjur menjadi pecandu narkoba untuk melakukan rehabilitasi
diri atau penyembuhan. Pesan humanis berisi “Korban pecandu tidak dipidana jika
laporkan diri segera ke IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) terdekat di
rumah sakit, balai kesehatan dan puskesmas yang ditunjuk atau Call Center BNN
: 021-80880011 Sms Center BNN :0888-111-0266 Email Call Center BNN : callcenter@bnn.go.id“.
Pesan humanis tersebut bukan diartikan jika Komando BSI kehilangan ketegasan
dalam memerangi narkoba namun lebih kepada upaya memperkecil mudharat yang ada guna
menyelamatkan dan memberi harapan bagi para korban pecandu narkoba untuk
kembali ke jalan yang benar serta pulih dari ketergantungan narkoba ketimbang
mereka para korban pecandu menjadi terisolasi dan harus putus harapan yang pada
akhirnya mereka tidak dapat memutuskan pada ketergantungan mereka terhadap
narkoba dan bandar selama-lamanya. Spanduk kampanye anti narkoba didominasi oleh
balutan warna kuning terang yang melambangkan simbol peringatan  kemudian juga terdapat kombinasi balutan warna
hitam yang sangat apik, dinamis dan bersahaja dengan dilengkapi logo BSI di
sisi kanan atas spanduk, logo BNN RI di sisi kirinya, huruf “font”  khas Komando BSI di atas tengah dan sejumlah
logo-logo peringatan larangan-larangan lain di lingkungan kampus nampak
menambah wibawa pernampilan dan paduan warna tanpa menafikan ketegasan dari isi
pesan imbauan yang ada (iav
/ana)

Leave A Reply

Your email address will not be published.