Mengasah Kemampuan Berorganisasi Melalui Kegiatan Lemon-T Ke-8 Senat Mahasiswa (Sema) BSI Woltermongonsidi Jakarta

0 57

Jakarta BSI
News

Kemampuan individu mahasiswa
dalam mengenal organisasi, manajemen, kepemimpinan ternyata tidaklah cukup jika
hanya mengandalkan materi perkuliahan yang ada di kelas. Melainkan harus diperolehnya
berdasarkan pengalaman sehari-hari baik di dalam maupun di luar lingkungan
kampus. Disinilah peran dari Ormawa BSI untuk berkiprah menjadi fasilitator
bagi berbagai macam keinginan sebagian mahasiswa tersebut. Seperti yang
dilakukan oleh Senat Mahasiswa (SEMA) BSI Woltermongonsidi yang
menyelenggarakan kegiatan Leadership, Management, Organization and Training
(LEMON-T) yang ke-8 bertempat di villa Rosette Cisarua Bogor Jawa Barat. Acara
yang berlangsung mulai Kamis (14/5) hingga Minggu (17/5) ini mengangkat tema “Rekonstruksi
Karakter Pemimpin”. Pada Jumat (15/5), SEMA Woltermongonsidi mendapat kunjungan
dari beberapa orang Koordinator Kemahasiswaan antara lain Ahmad Fauzi, Slamet
Heri Winarno, Priyatno, Anjar Nugroho, Bilal Abdul wahid dan Novita Indriyani.
Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian lembaga BSI terhadap
kegiatan-kegiatan Ormawa BSI, juga tampak hadir perwakilan dari MPM dan BEM
BSI. Pada sambutannya Koordinator Kemahasiswaan yang disampaikan Ahmad Fauzi
mewakili PUDIR III BSI mengatakan tentang pentingnya komitmen dalam
berorganisasi, setelah menjadi anggota dalam organisasi tertentu maka tugas
setiap individu adalan komitmen dalam menjalankannya. Selain itu beliau juga
berpesan kepada peserta LEMON-T ini agar tak berhenti untuk terus mencari ilmu
tentang bagaimana berorganisadsi dimana pun berada. Setelah sambutan acara
dilanjutkan dengan tanya jawab antara peserta dengan Koordinator Kemahasiswaan,
pada sesi ini banyak hal yang diungkapkan oleh peserta, mulai dari sarana dan
prasarana kampus, kegiatan belajar, pelayanan serta beasiswa yang ada di BSI.
Seluruh peserta tampak antusias baik dalam bertanya maupun menyimak. Setelah
puas dengan jawabaan yang diberikan, acara dilanjutkan dengan foto bersama dan
ramah tamah. Menurut ketua panitia LEMON-T ke-8, Susanto selama empat hari
tersebut para peserta akan diberikan berbagai macam pembekalan baik seputar
kepemimpinan, manajemen, organisasi serta latihan team building. Hal ini guna
memunculkan karakter pemimpin pada setiap diri peserta kegiatan. Sedangkan
Syaiful Rifan selaku Ketua SEMA BSI Woltermongonsidi berharap dengan
diadakannya kegiatan LEMON-T ini akan lahir mahasiswa-mahasiswa mandiri yang
memiliki kemampuan organisasi yang handal. Semoga BSI mampu menciptakan
mahasiswa-mahasiswa yang kompeten dan handal tidak hanya secara teori keilmuan
namun juga aplikasi nyata pembentukan karakter diri setiap mahasiswa melalui
kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat Ormawa BSI seperti SEMA BSI
Woltermongonsidi ini. (Slamet Heri)  

Leave A Reply

Your email address will not be published.