Peran Media Dalam Menumbuhkan Rasa Kebangsaan

0 12

Seminar Kebangsaan  BSI Bogor

Jakarta BSI News

Perkembangan media saat ini
semakin pesat.  Dengan kecanggihan
teknologi  membuat para pengguna media
seolah dimanjakan dengan kemudahan untuk mengakses media. Namun seiring dengan
perkembangan media tersebut, diharapkan 
masyarakat tidak melupakan nilai-nilai kebangsaan  yang telah menjadi warisan budaya bangsa. Peran
media dalam dalam menciptakan nilai-nilai kebangasaan memiliki pengaruh yang
cukup besar. Untuk mewujudkan hal tersebut BSI yang bekerja sama dengan Ikataan
Keluarga Besar Mahasiswa (IKBM) BSI mengadakan seminar kebangasaan yang
bertemakan Peran Media Dalam Menumbuhkan Rasa Kebangsaan“, 20/05/15. 

Acara yang diadakan di BSI Bogor
ini  dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta
yang terdiri dari para siswa, dari berbagai SMA/SMK yang ada di wilayah Bogor,
perwikalan dari perguruan tinggi lain serta perwakilan dari bem dan senat BSI.

Acara diawali dengan menyanyikan
lagu kebangsaan Indonesia Raya, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Naba Aji
Notoseputro selaku Direktur BSI. Dalam sambutannya beliau menuturkan  sekaligus mengingatkan kepada kita apa yang
telah  kita berikan  kepada bangsa ini. “Jangan pernah protes,
jangan pernah mengeluh, jangan pernah marah tapi lihat apa yang sudah kita
berikan untuk bangsa ini”, ujar Naba.

Dalam seminar kebangasaan kali
ini menghadirkan tiga orang pembicara 
yakni Ahmad Setiadi selaku ketua jurusan Public Relation, Edhy Aruman
selaku Redaktur Eksekutif Majalah Mix Group Majalah SWA, Donny Alamsyah selaku
aktor pemain film layar lebar. Acara ini juga dihadiri oleh Syamsul Bahri selaku  Pudir  3 Bidang Kehamasiswaan.

Dalam kesempatan tersebut ketiga
orang pembicara menuturkan bahwa pentinganya menanamkan rasa kebangasaan dalam
setiap diri, khususnya dalam diri anak muda saat ini. Selain itu dalam
pemaparan materi yang disampaikan beliau juga berpesan agar kita harus mempunyai
rasa memiliki terhadap bangsa ini karena bangsa lain pun sangat menghargai
bangsa ini. Selain itu masing-masing pembicara juga menjelasakan masing-masing
keprofesiannya yang dikaitkan dengan nilai-nilai kebangsaan Indonesia. Seperti
yang dituturkan oleh Donny  Alamsyah
yang  menjelaskan bahwa di Indonesia
masih kurang bangga dalam mempromosikan budayanya tidak seperti film-film di
holiwood yang selalu mengekspose betapa indah Negara-negara mereka.

Setelah pemaparan materi selesai
tibalah kecara berikutnya yakni sesi tanya jawab. Namun sebelum masuk kesesi
tanya jawab para pembicara mendapatkan hadiah berupa foto dari masing-masing
pembicara yang telah dibingkai rapi. Pemberian ini secara simbolik diberikan
oleh Naba Aji Notoseputro kepada masing-masing narasumber.

Setelah itu acara dilanjutkan
dengan sesi tanya jawab. Acara yang dipandu 
oleh Dwi Andini dan Barokah ini, mendapatkan antusias yang tinggi dari  peserta. Hal ini terbukti dengan banyaknya
pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta seputar materi yang disajikan oleh
narasumber.

Sebelum berakhirnya acara para
panitia seminar kebangsaan mengadakan pembagian door prize kepada para peserta
dengan hadiah utamnya berupa tablet. Setelah pembagian door prize selesai acara
berikutnya adalah  sesi foto bersama
antara peserta dan pembicara. (ana/helda)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.