Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi (FPPT) Wilayah Jawa Barat 2015

0 36

 

Jakarta BSI News

Perkembangan kegiatan perguruan tinggi tidak terlepas pada
keberadaan unit penunjang di dalamnya, terutama kelengkapan perpustakaan
kampus. Upaya pengembangan perpustakaan dilakukan oleh Universitas BSI Bandung
dengan mengikuti workshop  yang
dilaksanakan oleh  Forum Perpustakaan
Perguruan Tinggi (FPPT) Wilayah Jawa Barat bertempat di Ruang Seminar Gedung
Universitas Widyatama Bandung pada Rabu (10/6/2015). Hadir sebagai perwakilan
Universitas BSI Bandung Koordinator Bidang kemahasiswaan Rangga Sanjaya dan
Yudi Ramdhani. Acara yang merupakan agenda tahunan FPPT yang mengangkat isu-isu
perpustakaan di lingkungan perguruan tinggi khususnya wilayah Jawa Barat. Pada
kali kedua ini kegiatan FPPT mengangkat tema workshop “Teknik Membuat
Proposal Anggaran Perpustakaan Berbasis Kegiatan”. Dalam worshop itu, para
penyaji menekankan beberapa hal penting tentang perpustakaan diantaranya bahwa
perpustakaan merupakan bagian dari perguruan tinggi yang berfungsi sebagai
sumber referensi penelitian. Oleh karena itu, perpustakaan harus bekerjasama
dengan program studi dan jurusan terkait dengan pengadaan buku-buku referensi
yang dibutuhkan oleh program studi dan jurusan. Selain itu, para pustakawan
harus ikut berperan aktif dalam peningkatan pelayanan perpustakaan salah
satunya dengan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang dapat menarik minat
membaca, distribusi akses informasi, serta kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat
meningkatkan kualitas akses informasi oleh masyarakat kampus.

 

Demikian pula yang disampaikan oleh Davidescu Cristiana V.M,
selaku keynote speaker, bahwa
lingkungan informasi yang selalu berubah, perkembangan teknologi yang makin
pesat, bersama dengan faktor lain, menentukan sederetan perubahan dalam bidang
budaya, pendidikan, dan dalam semua aspek kehidupan masyarakat modern.
Institusi pendidikan harus mencari cara yang sesuai untuk dapat mengadaptasikan
diri dengan kondisi baru yang dilahirkan oleh perubahan-perubahan ini.
kebutuhan akan medium pembelajaran yang flexibel,
dan penggunaan World Wide Web dalam
proses belajar mengajar, membuat agar perpustakaan-perpustakaan perguruan
tinggi merevisi objektif-objektifnya, termasuk perluasan pelayanan yang
ditawarkan. Masyarakat kita berubah secara cepat menuju pada information society dan knowledge society. Sebagai bagian dari
kampus, perpustakaan dipengaruhi oleh perubahan-perubahan yang terjadi. Jadi
sangat penting bahwa perpustakaan, sambil mengimplementasi dan mengatur
perubahan internal, terus menerus melihat jauh ke depan dan tetap menjadi
bagian dari universitas. Untuk itu, para pustakawan dan para staf perpustakaan
harus mengikuti berbagai pelatihan yang memberikan kompetensi untuk
mengorganisasikan, mengevaluasi, dan menggunakan informasi mengombinasikan
kemampuan dalam bidang teknologi dengan kemampuan penelitian.

 

Pada acara ini juga diberikan pelatihan teknis berupa penyusunan
proposal anggaran perpustakaan berbasis kegiatan, yang disampaikan oleh Agus
Wardana. Penyaji menyampaikan bahwa proposal rencana anggaran yang diusulkan
oleh perpustakaan harus berdasarkan kepada hasil evaluasi diri. Disamping itu
juga, dalam merancang proposal anggaran harus melakukan pemetaan posisi
masing-masing usulan kegiatan terhadap parameter yang sesuai dengan kebutuhan
perpustakaan dengan memperhatikan sumberdaya, dana, dan prioritas. Dalam
mekanisme pengelolaan keuangan yang diperoleh, perlu adanya pertanggungjawaban
keuangan dan pencapaian kinerja dengan melakukan monitoring dan evaluasi, serta
audit laporan keuangan. Pada sesi ini, peserta melakukan praktek langsung dalam
menyusun proposal anggaran sesuai dengan tema-tema yang telah disajikan.

Rangkaian acara pada kegiatan ini pada akhirnya bertujuan untuk
peningkatan fungsi perpustakaan sebagai sumber akses informasi yang dapat
mendukung secara optimal tujuan dari institusi dalam berbagai bidang
pendidikan. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, perpustakaan-perpustakaan
khususnya diwilayah Jawa Barat khususnya, dapat menyediakan layanan terbaik
sesuai standarisasi perpustakaan sehingga mampu memenuhi kebutuhan informasi
masyarakat. (rsj/yrm)

Leave A Reply

Your email address will not be published.