“Satgas Komando BSI Mengikuti Workshop P4GN Bersama BNN RI”

0 3

Jakarta BSI News

Penyalahgunaan narkoba sudah
sangat meresahkan dikalangan pemuda, khususnya dilingkungan kampus. Mahasiswa
yang umumnya terdiri dari para pemuda sangat rentan sekali menjadi target
peredaran dan pemakaian narkoba. Pemberdayaan satgas anti narkoba menjadi sangat
vital sekali dalam mengcounter eskalasi pengedar dan pemakai narkoba khususnya
di kampus. Pada kamis 10 september 2015 bertempat di gedung Graha Puma Wira,
Kebayoran Baru, Jakarta-selatan, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengundang
seluruh satgas yang berada di Jabodetabek berjumlah sekitar 38 kampus termasuk
satgas Komando BSI di dalamnya. Hadir sebagai utusan saat itu presiden Komando
Dedi Irawan. Pada kesempatan itu Pembina Komando Irwin Ananta menyambut hangat
dengan penuh antusias undangan dan ajakan BNN RI dalam menghimpun, merangkul
dan mengkoordinasikan seluruh satgas anti narkoba kampus Sejabodetabek termasuk
satgas Komando BSI dalam hal ini.

Kegiatan workshop BNN untuk satgas anti
narkoba dilingkungan kampus dengan tema “Optimalisasi Satgas Anti Narkoba
Dalam Mengimplemantasikan Program P4GN Di Lingkungan Kampus”. Acara dimulai
dari jam 8 pagi sampai dengan pukul 17 sore hari. Beberapa rangkaian kegiatan
edukatif mengulas seputar antisipasi bahaya narkoba bagi satgas anti narkoba
dipaparkan. Para pembicara sangat berpengalaman dalam seluk beluk pengetahuan
mengenai kejahatan narkoba. Para pembicara tersebut diantaranya dari perwakilan
BNN yakni Ana, beliau menjelaskan bagaimana membentuk kordinasi BNN dengan
satgas yang ada dikampus. Pemateri kedua adalah Dr.Imam B. Prasodjo, MA, Ph.D
pakar sosiologi UI dan yang terakhir seorang motivator muda sekaligus seorang
entreperneur yang biasa disebut Billy Boen. Kegiatan selanjutnya bagi satgas
kampus diharap mampu membuat sebuah program kerja yang bersifat preventif dalam
mengimplementasikan P4GN disetiap kampus lalu kemudian perwakilan dari setiap
kampus memaparkan hasil program yang telah dibuat dan dipresentasikan kepada
satgas anti narkoba yang lain. “Kegiatan ini sangat baik buat para satgas anti
narkoba  dalam mengimplemantasikan
kegiatan P4GN dikampus dan menjadi sarana bersilaturahmi dangan satgas kampus
yang lain untuk bertukar fikiran dan ide.” Ujar Dedi.

Kegiatan terakhir adalah menunjuk
sebuah kordinator pusat yang dipilih secara demokrasi dan transparan yang
bertujuan mengkordinasikan setiap satgas yang ada dijabodetabek. Tidak menutup
kemungkinan kedepan satgas Komando dan kampus BSI mendapat giliran kepercayaan
menjadi koordinator pusat satgas anti narkoba sehingga mempunyai posisi yang
lebih strategis dalam mengkampanyekan bahaya anti narkoba. (iav/ddi)

Leave A Reply

Your email address will not be published.