BSI Bandung Menggelar Acara Bertajuk Pendidikan Dan Seni

0 10

Jakarta BSI News

Dikala berbagai kampus menggelar
kegiatan ospek sebagai salah satu syarat memasuki perguruan tinggi, Universitas
BSI Bandung tampil beda dengan kreatif dan inovatif. Kegiatan yang dilaksanakan
untuk penyambutan para mahasiswa baru itu dilakukan selama dua hari, kegiatan
pertama yang dilaksanakan pada hari rabu, 16 September 2015 adalah Talk Show Anti Narkoba dan Sosialisasi
Anti Rokok.

Eti hadir sebagai pembicara yang
didatangkan langsung dari BNN(Badan Narkotika Nasional) dari daerah kota
Bandung, dalam talk show tersebut Eti
sebagai pembicara pertama begitu lugas menerangkan bahwa narkotika adalah
barang yang sangat haram apabila digunakan dengan tidak semestinya. Dilanjutkan
oleh pembicara kedua yang datang dari komunitas anti rokok, Robi pemuda asal
Bandung, berperan aktif dalam mensosiaisasikan kegiatan anti rokok, ia
menjelaskan bahwa merokok tidak hanya berbahaya bagi kesehatan si perokok,
tetapi juga bagi orang-orang yang terkena dampak asap rokok tersebut. Robi menayangkan
beberapa video yang memperlihatkan korban-korban yang sudah berjatuhan akibat
mengkonsumsi rokok serta perokok pasif yang jauh lebih bahaya dampaknya.
Mahasiswa BSI memang sangat dilarang untuk kedua hal tersebut baik itu merokok
dalam kampus, ataupun mengkonsumsi narkoba baik di dalam maupun di luar kampus,
hal tersebut apabila dilakukan maka pihak kampus akan memberikan sanksi berupa
Drop Out (DO).

Kamis, 17 September 2015 acara
BSI Fair kembali digelar, kali ini acaranya berada di out door berbeda dari hari sebelumnya yang berada in door. Panggung mewah dengan
dilengkapi alat musik serta lighting (pencahayaan)
yang berwarna-warni menambah kesan anak muda yang kreatif dan inovatif, apalagi
ditambah dengan penampilan-penampilan dari para mahasiswa yang sukses
membawakan beberapa lagu andalan mereka sebagai unjuk gigi pada sore hingga
malam hari.

Acara yang diselenggarakan tepat
di halaman depan kampus tersebut mengundang keinginan mahasiswa untuk hadir
menambahkan keramaian dari sore hingga malam hari. Kegiatan hari kedua BSI Fair
tersebut bukan hanya panggung musik saja yang disajikan, melainkan kegiatan
UBCN (Universitas BSI Culinary Night) juga turut terselenggara untuk meramaikan
suasana, serta memberikan kenyamanan bagi mahasiswa yang hadir dengan
tersedianya beragam macam jenis makanan yang dijajakan oleh mahasiswa
entrepreneur. UBCN ini memang sering digelar oleh pihak kampus untuk menunjang jiwa
entrepreneurship didalam jiwa para mahasiswa.

Kegiatan BSI Fair ini baru
digelar pertama kali di Universitas BSI Bandung, harapan Purwadhi selaku Rektor
Universitas BSI adalah melanjutkan kegiatan ini kearah yang lebih positif lagi
untuk menciptakan insan-insan muda yang bebas dari narkoba, menghentikan kebiasaan
merokok demi masa depan, serta membentuk karakter yang kreatif dan inovatif
juga memiliki jiwa entrepreneurship lewat acara yang telah diselenggara selama
dua hari tersebut. (DEM)

Leave A Reply

Your email address will not be published.