Mahasiswa Universitas BSI Belajar Tentang Pariwisata Di Dinas Pariwisata DKI Jakarta

0 93

Jakarta BSI-News

Sebanyak 30 Mahasiswa Universitas BSI Jakarta dari Program Studi Administrasi Perkantoran dan Perwakilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (Ormawa) menghadiri “Workshop Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Bagi Mahasiswa Di Provinsi DKI Jakarta”. Workshop diselenggarakan pada hari Rabu, 28 November 2018 di Hotel Kartika Chandra Jakarta.

Workshop ini merupakan undangan dari Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta. Peserta workshop merupakan mahasiswa dan dosen dari Perguruan Tinggi Swasta maupun Negeri di Provinsi DKI Jakarta. Tujuan dari workshop ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepekaan mahasiswa terhadap Pariwisata. Hal ini dikarenakan Pariwisata merupakan salah satu mesin penggerak ekonomi masyarakat dan merupakan penyumbang devisa bagi Indonesia. Mahasiswa diharapkan menjadi SDM yang berkualitas yang akan terjun secara langsung maupun tidak langsung dalam Pariwisata Indonesia. Peran mahasiswa secara langsung antara lain mahasiswa berperan aktif untuk mengkampayekan Pariwisata Indonesia melalui #wonderfulindonesia dalam media sosial. Peran mahasiswa secara tidak langsung dapat melalui promosi word of mouth (WOM) mengenai pengalaman yang luar biasa (extraordinary experience) pada saat travelling kepada teman, saudara, kenalan, maupun orang yang baru dijumpai. Karena pada hakekatnya mereka adalah kader pariwisata secara tidak langsung.

Narasumber dalam workshop ini yang pertama yaitu Bapak Dananjaya Axioma selaku perwakilan dari Kemenpar yang membahas mengenai “Produk Pariwisata dan Sikap Melayani”. Beliau menekankan pentingnya promosi dan kampaye mengenai Pariwisata baik dalam negeri maupun luar negeri dengan harapan target pengunjung wisatawan terpenuhi. Terjadinya bencana alam tentunya berpengaruh terhadap pengunjung wisatawan dari luar negeri. Travel warning yang dikeluarkan oleh negara lain mengakibatkan pembatalan wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia.

Narasumber kedua yaitu Bapak Denny Farabi selaku akademisi yaitu Dosen Windyaswara Muda. Bapak Denny memaparkan mengenai “Pentingnya Kepariwisataan Bagi Pembangunan Ekonomi Indonesia”. Pariwisata Indonesia merupakan kerjabersama antara Pemerintah melalui Kemenpar, Kemenhub, Imigrasi, BUMN, Swasta, Masyarakat, Media, Komunitas, Masyarakat Adat dll. Sinergi semua pihak diharapkan akan meningkatkan Pariwisata Indonesia. Melalui SAPTA PESONA yang diharapkan disinergikan oleh semua pihak untuk meningkatkan kepuasaan wisatawan. Core bisnis pariwisata Indonesia yaitu wisata alam dan wisata budaya oleh karenanya dibutuhkan perlindungan terhadap lingkungan dan pelestarian budaya sehingga tidak terjadi kerusakan alam dan kepunahan.

Narasumber ketiga adalah Ibu Dr. Tinia Budiarti, MA selaku tenaga ahli profesional bidang Pariwisata dan Kebudayaan. Ibu Tinia merupakan ex Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Ibu Tinia yang sudah pensiun dari ASN ini memiliki latar belakang pendidikan Ilmu Musium dari Belanda. Ibu Tinia memaparkan mengenai “Tourism For Millennials” sebuah tema yang menarik dan sesuai dengan mahasiswa sebagai generasi millineals yang dekat dengan teknologi dan digital. Pelaku Pariwisata hendaknya beradaptasi dengan kebutuhan generasi millenials yang lebih suka serba praktis. Kecanggihan teknologi informasi akan mempermudah akses informasi pariwisata. Di Jaman yang serba online ini perencanaan perjalanan wisata dapat ditempuh dengan sekali klik di komputer. Pembelian tiket pesawat, akomodasi, rekomendasi tempat wisata, tips dan trik berwisata terpampang amat sangat banyak tersedia di Internet berbeda dengan generasi terdahulu.

Workshop berjalan dengan menarik dan interaktif. Keaktifan peserta workshop dapat dilihat dari antusias mahasiswa yang aktif bertanya kepada narasumber pada setiap sesi acara. Bukti bahwasannya masa depan Pariwisata ditangan yang tepat yaitu generasi muda yaitu mahasiswa. (Idah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.