Univeristas Bina Sarana Informatika Ajak Mahasiswa Lawan Hoax

0 1

Purwokerto BSI-News

Purwokerto, 28 November 2018 Universitas Bina Sarana Informatika yang sering kita sebut UBSI mengadakan seminar Law and Cyber Crime. Seminar tersebut dilaksanakan di aula kampus Universitas Bina Sarana Informatika kampus Purwokerto. Bertindak sebagai narasumber Bapak Ipda Rizky Adhiyanzah W, S.Tr.K., dari Kanit Tipidter Satreskrim Polres Banyumas dan Vadlya Maarif, M.Kom sebagai pemandu atau moderator acara.  Tujuan dari seminar tersebut adlah BSI ingin membekali mahasiswa/i UBSI dalam menerima dan memberikan informasi di dunia maya agar tidak melanggar hukum-hukum atau aturan-aturan dalam perundang-undangan ITE.

Seringkali mahasiswa sebagai tulang punggung pembangunan bangsa tidak sadar bahwa informasi yang mereka terima atau informasi yang mereka dapatkan seringkali tidak akurat, bahkan informasi tersebut tergolong  informasi hoax atau berita bohong. Tentunya ini sangat riskan bagi jiwa muda seperti mereka.

“Mahasiswa UBSI perlu sekali dibekali dengan hal-hal seperti ini karena mereka memang berkecimpung di bidang IT, jika nanti salah melangkah ya bisa berabeh.” Ujar Afit sebagai panitia acara.

Dalam acara tersebut mahasiswa diberikan pengetahuan mengenai pasal apa saja dan pasal berapa saja yang berkaitan dengan kejahatan di dunia maya. Harapannya mereka bukan hanya mengetahui undang-undangnya saja tapi juga agar mereka mengerti serta mematuhi perundang-undangan ITE.

“Saya sangat senang sekali bisa berkumpul dan bersilaturrahmi dengan keluarga dari UBSI terutama kepada Mahasiswa/i Program studi Teknologi Komputer ini.” Ujar IPDA Rizky.  “Mereka sangat antusias dalam mengikuti seminar ini, sampai ada beberapa kali mereka menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan undang-undang ITE, apalagi mereka nantinya akan berkecimpung di bidang IT.” Tambah IPDA Rizky

Dunia politik saat ini sangat riskan untuk mereka kaum muda terutama kaum millenial dalam menanggapi berbagai berita yang beredar. Dunia maya bisa dimafaatkan untuk kegiatan positif tapi juga tidak sedikit yang memanfaatkannya untuk kepentingan negatif. Tentu ini akan sangat berbahaya jika informasi atau berita-berita yang tidak benar meracuni generasi muda saat ini. Mahasiswa ataupun masyarakat pun bisa bertindak sebagai polisi minimal menjaga kekondusifan lingkungan sekitar agar tidak terjadi perpecahan akibat berita-berita yang tidak benar. “Saat kita menerima sebuah berita, tolong kroscek dahulu apakah berita tersebut benar atau tidak? Akurat atau tidak. Jangan asal sebar saja. Apabila memang berita itu benar, apakah harus disebar atau tidak, ada pihak-pihak yang dirugikan atau tidak.” Kata Vadly selaku moderator acara. “ Tentunya kita harus berpikir panjang agar tidak menyakiti hati orang lain, apalagi informasi ini informasi yang sangat cepat tersebar luas di dunia.” Tambah Vadly kepada mahasiswa.

“Saya senang sekali dan sangat bermanfaat bagi  kami sebagai mahasiswa IT mendapatkan materi-materi Law and Cyber Crime. Ini bisa sebagai batasan kami dalam berselancar di dunia internet atau dunia maya, terutama media sosial.” Ucap Fajar selaku mahasiswa.

Leave A Reply

Your email address will not be published.