Mahasiswa Sastra Inggris FKB UBSI sajikan pentas English Drama “Aladdin and the Arabian Night”

0 0

Jakarta-BSI News

 

Pada selasa siang 15 januari 2019 menjadi hari yang tak seperti biasanya, sejak pukul 2 siang sejumlah penonton mulai masuk berkerumun menuju ke gedung A lantai 3 kampus STMIK Nusa Mandiri, Warung Jati, Jakarta. Pada hari itu di adakan kegiatan pementasan English Drama yang berjudul “Aladdin and the Arabian Night” yang di pentaskan oleh mahasiswa/mahasiswi kelas 33.7AA.32  Sastra Inggris dari fakultas komunikasi dan bahasa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Acara dapat terselenggara dengan baik atas kerjasama dengan kampus STMIK Nusa Mandiri, tempat berlangsungnya acara. Pementasan drama tersebut diadakan dalam rangka memenuhi penilaian tugas mata kuliah English Drama bagi mahasiswa-mahasiswa tersebut dengan Syukri Ghozali selaku dosen pengampu matakuliahnya.Turut hadir dalam pertunjukan teatrikal English drama tersebut pimpinan kampus STMIK Nusa Mandiri Warung Jati Setiaji, Bidang kemahasiswaan UBSI Irwin Ananta Vidada, juga sejumlah dosen, mahasiswa dan para hadirin lainnya.Teatrikal mahasiswa dalam English drama Aladdin and the Arabian Night menyajikan kisah alur cerita yang menarik serta menghibur semua penonton, kisahnya diambil dari cerita dongeng 1001 malam dari Timur Tengah, pada plot atau alur ceritanya mengisahkan suatu cerita di sebuah kota di Timur Tengah Agrabah, Putri Jasmine sedang merasa gusar akan keinginan sang ayah yang menginginkan dirinya untuk segera menemukan seorang pendamping kerajaan. Sementara itu, orang kepercayaan Sultan, Jafar, merencanakan untuk merebut tahta darinya. Saat Jasmine pergi keluar dari istana tanpa diketahui orang lain, dia dengan cepat menjalin perkenalan dengan Aladdin, seorang anak jalanan dan pencuri yang tampan. Setelah mereka ditemukan sedang bersama, Aladdin pun ditangkap.

 

Tapi seorang kakek tua menyelamatkannya dengan memerintahkannya untuk mengambil sebuah lampu dari Goa Ajaib. Dimana ada lampu, disitu ada Genie, dan tanpa disengaja Aladdin membiarkannya bebas. Hal yang menarik pun terjadi! kemudian Aladdin dengan identitas barunya sebagai “Pangeran Ali” membuat sang Putri jatuh cinta padanya serta mengalahkan rencana jahat Jafar. Dari lika liku kisah tersebut imajinasi penonton coba di bawa ke suasana timur tengah dengan nuansa latar kisah 1001 malam. Selain tampil dengan busana unik & menarik kisah 1001 malam tersebut juga didukung oleh kemampuan teatrikal, berbahasa Inggris, properti, penyutradaraan & musik latar yang baik serta menghibur. Persiapan pra acara di lakukan sebelumnya oleh tim kreatif & pemain secara matang, mereka rutin melakukan latihan selama 2 bulan dengan jadwal latihan setiap hari senin, selasa, dan rabu. Sedangkan untuk pembuatan properti, anggota tim membuatnya di hari-hari yang kosong seperti hari libur dan terkadang di sela-latihan juga. Persiapan untuk membangun panggung di lakukan 3 hari sebelum pentas dimulai dan untuk persiapan outfit di lakukan 1 minggu sebelumnya. Berikut data-data tim kreatif & para pemain peran dalam drama tersebut Ketua : Anggi Yunus R, Sutradara : Lintang Ursita, Penulis Naskah : Deba Pratiwi, Sekertaris : Hanny Akbari, Bendahara : Deba Pratiwi, Seksi Perlengkapan :  Jamaludin Akbar, Revinda Simarmata, Seksi Panggung , Fadhlillah Habibah, Jeihan Mardiyah, Seksi Kostum : Ginda Maulidhia T.N , Alda Mayyachsya, Seksi Konsumsi : Retno Ameliani, Seksi Dokumentasi : Dosi Laraswati. Para pemain peran : Aladdin : Jamaluddin M akbar,  Jasmine : Alda Mayyaschya,  Genie : Lintang Ursita, Sultan : Fadhlillah Habibah, Jaffar : Anggi Yunus R, Gazeem : Jeihan Mardiyah, Old man : Revinda Simarmata, Guards 1: Ginda Maulidhia T.N, 2. Retno Ameliani, 3. Hanny Akbari, Dancer : 1. Ginda Maulidhia T.N, 2. Retno Ameliani, 3. Hanny Akbari, 4. Revinda Simarmata, Laga : Dosi Laraswati. Pertunjukan teatrikal musikal disajikan sangat bagus, kreatif dan menghibur , baik di sela-sela maupun di penghujung acara senantiasa mendapatkan tepuk tangan (applause) para penonton yang ikut meramaikan suasana gedung kampus pada siang hingga sore hari itu. (IAV)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.