Seleksi Internal NUDC 2019 UBSI Kampus Tasikmalaya

0 13

Tasikmalaya Bsi-News

Sesuai dengan tujuan pendidikan tinggi, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menetapkan pola pembinaan mahasiswa untuk memberi wadah berkembangnya potensi mahasiswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, terampil, kompeten dan berbudaya. Salah satu usaha pembinaan tersebut adalah melalui kompetisi debat, yang telah dirumuskan dalam National University Debating Championship (NUDC). Kegiatan Lomba debat bahasa inggris ini bertujuan untuk Meningkatkan daya saing mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi melalui media debat ilmiah juga meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk berpikir kritis dan analitis, sehingga mahasiswa mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

NUDC dilaksanakan tiap tahun dan diikuti oleh seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia, salah satunya diikuti oleh Universitas Bina Sarana Informatika. Sistem yang digunakan dalam NUDC adalah sistem British Parliamentary (BP) sebagaimana yang digunakan dalam World University Debating Championship (WUDC) atau lomba debat antar perguruan tinggi tingkat dunia.

Pada Kamis 28 Maret 2019, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Tasikmalaya mengadakan seleksi internal NUDC 2019 Kampus UBSI Tasikmalaya. Seleksi ini diadakan untuk mendapatkan 2 speaker terbaik yang nantinya akan menjadi perwakilan dari UBSI Tasikmalaya dalam seleksi NUDC 2019 se-UBSI di Indonesia.

Seleksi Internal NUDC 2019 ini diikuti oleh 6 tim mahasiswa/i aktif Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dan berlangsung pada pukul 08.00 s/d 11.30. Kegiatan ini dibuka oleh sambutan dari Bapak Miftah Farid Adiwisastra S.T,M.Kom selaku Ketua Pelaksana HUT UBSI 2019. Pada Seleksi tahun ini terdapat 2 juri yaitu Dra.Yani Sri Mulyani, MM dan Laili Rahmatul Fajri, M.Hum yang mana bertugas untuk menilai kemampuan debat para peserta. Para Peserta yang mengikuti seleksi internal NUDC ini dinilai dari 3 aspek yaitu talkative,expression, dan material delivered.

Pada seleksi ini terdapat 3 babak. Setiap babak diisi oleh 4 tim yang terdiri dari Opening Government Team, Opening Opposition Team, Closing Government Team, dan Closing Opposition Team. Pihak governmentadalah pihak yang setuju dengan mosi yang diangkat/ pihak yang mengajukan proposal terkait masalah yang dibawa/ yang menginginkan adanya perubahan, sedangkan pihak opposition adalah pihak yang menentang proposal yang diajukan oleh pihak government atau yang tidak menginginkan adanya perubahan. Setiap tim diberikan waktu 10 menit untuk mempersiapkan materi dari mosi debat yang telah dipilih. Setiap peserta diberi waktu selama 3 menit untuk menyampaikan argumen dan 15 detik jika ingin mengajukan Point of Information (POI) kepada tim lawan. Setelah babak pertama selesai juri memutuskan untuk mengambil 5 best speaker yang akan melanjutkan ke babak selanjutnya.

5 best speaker yang telah terpilih pada babak pertama kembali diadukan pada babak kedua dengan 3 peserta yang tersisa. Pada babak kedua ini juri memutuskan untuk mencari 4 best speaker yang akan melanjutkan babak final. Di babak terakhir, peraturan untuk meyampaikan argumen berubah menjadi 5 menit per orang. Pada akhir acara juri memutuskan 2 orang sebagai the best speaker NUDC 2019 yang dimenangkan oleh Sri Rahayu dari kelas 12.2A.17 dan Valda Bachrani dari kelas 12.4C.17. Kedua orang yang meraih the best speaker pada seleksi internal NUDC ini akan menjadi perwakilan dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Tasikmalaya pada seleksi NUDC se-UBSI di Indonesia.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.