Universitas BSI Kampus Karawang Adakan Talkshow Millenial

0 1

Karawang Bsi-News

Bina Sarana Informatika merupakan perguruan tinggi di Indonesia yang telah berkiprah lebih dari 30 tahun. Dalam rangka Dies Natalies Bina Sarana Informatika ke-31, Universitas Bina Sarana Informatika menyelenggarakan berbagai kegiatan yang digelar selama bulan Februari hingga April 2019.

Dengan tajuk “Energy of BSI”, Universitas BSI Karawang memeriahkan Dies Natalies BSI dengan menggelar acara “Seminar dan Talkshow Tokoh Millenial”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 28 Maret 2019 di Aula UBSI Karawang. Talkshow Tokoh Millenial ini menghadirkan dua pembicara, yaitu Fauzi Mahendra (pengusaha Muda) dan Maulidan Isbar (Co-Founder Kayuh). Keduanya dikenal sebagai pengusaha yang sukses di usia muda dalam bidangnya.

Maulidan Isbar sebagai narasumber pertama menjelaskan bahwa dibutuhkan endurance dan skill untuk memulai ide gila. Mindset leader tidak harus tangguh secara fisik. Bisnis tidak harus dimulai dengan modal tetapi dimulai dari ide yang original dan unique. Memulai bisnis harus stop problem and mulailah untuk solve it. Terus perbaiki diri untuk mengembangkan diri.

“Kita harus mampu menciptakan ide-ide baru di ekonomi kreatif. Konsep ekonomi kreatif yaitu arsitektur, desain dan kerajinan. Anak muda harus berani melangkah kedepan meski tidak tahu harus berbuat apa tapi mulailah untuk mencoba. Tetap harus semangat dan ceria serta ciptakan ide-ide yang beda karena saat ini dan kedepannya dunia kita berkembang dengan dunia digital”  ujar Fauzi Hendra selaku pembicara kedua.

Kampus Universitas BSI saat ini sudah mefasilitasi mahasiswa dan dosen dengan aplikasi-aplikasi yang berbasis ICT. Khusus untuk mahasiswa, UBSI Juga memberikan wadah BSI Innovation Center (BIC) yang akan membina dan mengarahkan mahasiswa untuk berinovasi serta menyalurkan ide dan karya terbaiknya agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar”  ungkap Muhammad Tabrani selaku kepala kampus UBSI Karawang.

“Saya ikut termotivasi untuk menjadi entrepreneur, semoga kedepannya saya bisa menjadi seperti pak maulidan isbar (Co-Founder Kayuh) walaupun pernah gagal dalam usaha kuliner tapi beliau tetap semangat mencari usaha yang unik dan akhirnya menjadi salah satu pengusaha muda Indonesia yang sukses. Semoga acara seperi ini diadakan kembali agar kedepannya dapat menghadirkan tokoh-tokoh hebat lainnya” mia amalia selaku peserta.  

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.