MAHASISWA UBSI TASIKMALAYA SIAP JADI PENGUSAHA SEBELUM WISUDA

0 0

Tasikmalaya  Bsi-News

BSI Entrepreneur Center (BCC) Universitas Bina Sarana Informatika Tasikmalaya menggelar Seminar Wajib Entrepreneur 2019 di Aula Kampus UBSI Tasikmalaya pada Selasa, 15 Oktober 2019. Seminar tersebut mengusung tema “Entrepreneurship for a better life” dan diikuti ratusan mahasiswa dimulai dari pukul 15:30 sampai dengan 18:00 WIB.

Seminar dibuka oleh Haerul Fatah, M.Kom selaku MC pada kegiatan tersebut. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta dan dipandu oleh salahsatu dosen yaitu Ibu Yani Sri Mulyani, SE, MM. dilanjut dengan pemaparan profil singkat BEC oleh Koordinator BEC UBSI yaitu M. Hilman.

“Selain mewadahi mahasiswa BSI yang memiliki jiwa wirausaha, BEC juga merupakan tempatnya Pengusaha Muda BSI Belajar Berbagi dan Berhasil,” tutur Hilman. Beliau juga menambahkan acara ini bertujuan agar membuka mindset mahasiswa agar suka berwirausaha dan menciptakan mahasiswa sukses yang terbentuk dari wirausaha muda BSI yang peduli dan kreatif, karena bagi lulusan mahasiswa BSI, jika tidak menjadi seorang yang berkarir maka ia menjadi seorang pengusaha sambungnya.

 Seminar ini dipandu oleh Recha Abriana Anggraini, S.Kom. selaku koordinator BEC UBSI Tasikmalaya. seminar ini diadakan sebagai penguatan mata kuliah Entrepreneurship dan merupakan salahasatu program kerja BSI Entrepreneur Center (BEC) sehingga mahasiswa diwajibkan mengikuti kegiatan ini, tutur nya.

Pemateri pada kegiatan tersebut mendatangkan salahsatu pengusaha sukses yang sudah memulai berwirausaha sejak kurang lebih dari 20 tahun yang lalu, serta meraih berbagai penghargaan diantaranya yaitu young on top inspire leader, top future leadership (2011), top bussines consultant (2015) dan top marketing person. Selain banyak penghargaan yang ia dapatkan, jenis usaha yang ia jalani pun berbagai macam, dimulai dari membuka warnet pointer (1996), usaha kue nastar, E-commerce gantibaju.com, hingga bengkel ini, sekarang ia menjadi pemilik dari usaha Sugartive Apps dan Rompi Apps, ialah Anang Pradipta.  

Materi yang dibawakan oleh pengusaha ini, bertema “Menjadi Pengusaha yang BERKAH”. Selain memiliki makna keagamaan yang kental, BERKAH ini merupakan singkatan dari Bahagia dan Bersyukur, Evaluasi dan Revisi, Kreatif dan Aktual, Hargai serta tawarkan. Usaha dengan konsep BERKAH ini menjadi kunci bagi anang pradipto dalam menjalankan usahanya.

Antusias peserta dalam kegiatan tersebut sangat baik, banyak para peserta yang bertanya kepada pemateri, seperti yang ditanyakan oleh Siti Anisa, mahasiswa UBSI Tasikmalaya yang bertanya tentang hal dasar untuk cakap membuat lapangan pekerjaan khusus untuk diri pribadi dan untuk masyarakat umum itu seperti apa, Anang pradipto pun memberikan jawaban sederhana, hal tersebut adalah ada pekerjaannya dan kita mau menjalani pekerjaan tersebut.

Pada SWE kali ini juga, pihak kampus mendatangkan salahsatu lulusan mahasiswanya yang sukses menjadi seorang wiramuda, adalah Azmi yang merupakan lulusan tahun 2015. Pemilik usaha Azmi Store ini menceritakan pengalamannya dalam membangun sebuah usaha, dimulai sejak lulus dari BSI, ia membuka usaha Ketan Susu Sunda, karena kurangnya minat konsumen  pada usaha tersebut, tahun berikutnya ia mengganti usaha dengan membuka usaha masih pada bidang makanan, usaha tersebut Cemilan Texas (Tasik Asli), karena mungkin bukan fashionnya dalam usaha bidang makanan, tahun 2017 hingga sekarang ia telah berhasil menemukan bidang usaha yang sesuai dengan fashionnya, usaha tersebut bernama Azmi Store yang merupakan usaha bidang pakaian. Azmi juga memberikan kiat-kiat untuk peserta SWE tahun ini, agar ketika hendak membuka usaha kita harus mengetahui terlebih segmentasi pasar dan menentukan jenis usaha apa yang akan kita bangun. Selain itu, seorang pengusaha juga harus mau belajar dari kegagalan, usaha yang dijalankan pun harus dikelola dengan manajemen cash flow hingga yang paling utama seorang pengusaha harus selalu bersyukur, tutur Azmi.(DLV)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.