UBSI Munculkan Kreativitas Dan Inovasi Melalui Workshop Program Kreativitas Mahasiswa

0 78

Bekasi BSI-News

Pengembangan inovasi khususnya di perguruan tinggi perlu terus digalakkan salah satunya dengan menciptakan ide atau gagasan kreatif dalam menciptakan sebuah karya. Kehadiran Program Kreativitas Mahasiswa dikalangan perguruan tinggi diharapkan menjadi wadah bagi penciptaan mahasiswa-mahasiswa yang memiliki talenta dan mampu berpikir kreatif dan inovatif. Menyadari itu Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) berkerjasama dengan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayan (Kemendikbud) RI menyelenggarakan workshop Progranm Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan mengusung tema “Strategi Pengembangan Mahasiswa Kreatif dan Inovatif” pada Senin (20/1/2020) bertempat di kampus UBSI Kaliabang, Bekasi.

Acara workshop dibuka dengan sambutan oleh Suharyanto, M.Kom selaku Wakil Rektor Non Akademik yang menyampaikan tujuan diadakannya workshop ini yaitu memberikan informasi sekaligus sosialisasi PKM tahun 2020. “Acara ini dikemas dengan harapan tiap-tiap Prodi UBSI paham akan pentingnya kegiatan PKM sekaligus memberikan gambaran tentang bagaimana mengikuti PKM ini”, ujar Suharyanto. Dr. Misbah Fikrianto, M.Si, MM dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbud RI tampil sebagai pemateri dalam workshop tersebut. Acara ini dihadiri lebih dari 50 orang peserta yang merupakan Ketua dan staf Program Studi yang ada di UBSI sebagai peserta. Selain menjelaskan tentang konsep berpikir kreatif dan inovatif,  Dr. Misbah Fikrianto, M.Si, MM  juga memaparkan tentang perubahan manajemen yang terjadi di Kementrian Ristek Dikti yang kini telah dilebur ke dalam Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, juga tak ketinggalan beliau turut memotivasi civitas akademika UBSI untuk menghasilkan karya yang kreatif dan inovatif. “Ke depan UBSI harus mampu melahirkan inovator-inovator yang handal menghadapi perubahan jaman”, ungkapnya. Sebuah perguruan tinggi dapat dikatakan unggul apabila memiliki sumber daya manusia yang handal khususnya mahasiswa dalam menghasilkan karya-karya yang kreatif dan inovatif yang tidak dimiliki oleh perguruan tinggi lain. Keunggulan tersebut dapat diraih dengan mengikuti berbagai kompetisi ilmiah yang diadakan oleh Direktorat Belmawa Dikti seperti Kompetisi Robot Nasional, NUDC dan KDMI, MTQ tingkat nasional, POMNAS, dan PKM. Menurut Dr. Misbah Fikrianto, M.Si, MM  PKM merupajan ajang pembuktian bagi mahasiswa untuk menghasilkan ide-ide atau gagasan yang unik dan inovatif. Menurutnya, untuk PKM tahun anggaran 2019/2020 ini telah tercatai 75.000 proposal yang siap untuk di review, dan akan dipilih sekitar 3.600an yang siap di danai. “Saat ini sudah 75ribu proposal yang sudah kita terima dan ini meningkat dari tahun sebelumnya sekitar 51ribu dan kita akan segera lakukan proses pemeriksaan untuk bisa lolos ke tahan selanjutnya”, ujar Misbah. Dijelaskan pula oleh narasumber tentang skema-skema PKM yang dapat diikuti seperti PKM P, PKM T, PKM M, PKM K, PKM KC, PKM GT, PKM AI, dan PKM GFK.

Selama acara berlangsung para peserta sangat antusias dalam menyimak pemaparan dan tak segan mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber seputar persyaratan mengikuti PKM, reward yang akan diperoleh, serta proses pembimbingan PKM. Dr. Misbah juga menyampaikan peran dosen sangat penting guna menghasilkan PKM yang berkualitas. “Dosen itu wajib membimbing mahasiswa menemukan ide-ide yang briliant tanpa peran dosen tentunya mahasiswa kita tidak akan bisa apa-apa”, ujarnya kembali.

Semoga dengan acara workshop ini akan akahn lahir produk-produk, inovasi, gagasan dan ide-ide cemerlang dari mahasiswa UBSI yang tentunya akan mengantarkan UBSI menjadi kampus yang besar dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.