Kiat Sukses Meraih IPK 4.0 Bukti Belajar Secara Daring Bukan Menjadi Hambatan

0 38

JAKARTA BSI News

Obrolan Seputar Program Studi Sistem Informasi (OPSI) kali ini dengan Mahasiswa Semester Satu bernama Muhammad Adi Chandra. Seorang mahasiswa dari Kampus Margonda yang punya cerita sendiri terkait keberhasilannya mendapatkan IPK 4.0.

Muhammad Adi Chandra biasa dipanggil Chandra lahir di Bandar Lampung pada tanggal 7 Oktober 1999. Chandra adalah lulusan tahun 2020 dari SMK ISLAM NURUL IMAN Kota Lampung Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak yang meneruskan pendidikannya pada Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Jurusan Sistem Informasi (SI) pada tahun yang sama, hal ini disupport oleh tetangga di kenota Lampung yang bernama Ayu Sundari yang baru di Wisuda pada bulan Januari kemarin.

Jurusan Sistem Infomasi dipilih karena sesuai dengan keinginannya untuk memperdalam tentang ilmu komputer dan jurusan di SMK yaitu Rekayasa Perangkat Lunak. Menurutnya lulusan dari jurusa Sistem Informasi mempunyai kesempatan bekerja yang sangat luas karena saat ini banyak perusahaan yang sangat membutuhkan IT.

Proses pembelajaran yang dilakukan secara daring dimasa pandemi ini tidak membuat Chandra merasa asing, meski tidak ada tatap muka yang dilakukan di Kampus seperti sekolah dulu namun dia bertekad bahwa ilmu yang diberikan akan tetap sama hanya cara penyampaian yang berbeda. Motto untuk sukses belajar menurut Chandra adalah tidak pernah absen selama perkuliahan, mengerjakan setiap tugas dengan sebaik-baiknya, selalu aktif bertanya jika tidak paham dengan materi, dan tidak ingin mendapatkan nilai C, dan sebagai perantau di Jakarta selalu mendengarkan pesan orang tua untuk belajar dengan sungguh-sungguh, serta semangat dalam belajar.

Pada Semester Satu ini ada beberapa mata kuliah yang diberika diantaranya Pendidikan Pancasila, Bahasa Inggris I, Logika dan Algoritma, Enterpreneur, Dasar Pemrograman dan PTIK. Dari enam mata kuliah ini ternyata tiga mata kuliah sudah pernah diberikan saat di SMK seperti Bahasa Inggris, entrepreneur dan PTIK sehingga menurut Chandra sifatnya hanya mengulang sehingga lebih memahami sedangkan untuk Logika dan Algoritma dan Dasar pemrograman menggunakan Python menurut Chandra harus belajar lebih ekstra lagi karena belum pernah mendapatkan pelajaran ini.

Cara yang dilakukannya adalah dengan memanfaatkan youtube untuk memperdalam kedua materi tersebut dan berkomunikasi dengan teman yang lebih mengerti terkait kedua mata kuliah tersebut dan tidak lupa selalu membuat catatan pada setiap pertemuan yang dianggap sulit dan sering diulang atau dicoba. Hal inilah yang membuat  Chandar Sukses untuk mendapatkan nilai maximal pada semua mata kuliah yang ada. Mudah-mudah hal ini dapat menginspirasi rekan-rekan mahasiswa UBSI yang lain. (Fernando).

Leave A Reply

Your email address will not be published.