Pelatihan yang diberikan terkait pembuatan buku besar dan neraca saldo berdasarkan SAK EMKM pada koperasi UKM Tajur Halang Makmur Bogor

0 43

BOGOR BSI NEWS

Pada hari Sabtu, 13 Maret 2021, Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi  & Bisnis , Universitas Bina Sarana Akuntansi telah melakukan Pengabdian Masyarakat berupa pelatihan. Pelatihan yang diberikan terkait pembuatan buku besar dan neraca saldo berdasarkan SAK EMKM pada koperasi UKM Tajur Halang Makmur Bogor. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 08.30 WIB sampai dengan 12.00 WIB secara online dan offline.

Pelaksanaan dilakukan secara online menggunakan zoom meeting dikarenakan kondisi Pandemi Covid-19 dan diberlakukannya PKKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Jabodetabek. Acara diawali dengan sambutan oleh Ibu Dra Ulfah Nuriah Muslikha selaku Ketua UMKM Tajur Halang Makmur Bogor. Pelatihan dihadiri oleh 32 peserta  dari pengurus dan anggota UMKM Tajur Halang Makmur Bogor. Materi mengenai Pelatihan Pengelolaan Keuangan keluarga di masa Pandemi Covid-19  disampaikan oleh Bapak Hasanudin, S.E, M.Ak selaku Tutor dan dibantu oleh para tutor lainnya diantaranya : Suhartono S.E, M.Akt, Ninuk Riesmiyantiningtias, S.E, M.Ak, Abdurrachman, S.E, M.Ak dan Ersa Ramadhinny (mahasiswa).  

Selama pelaksanaan pelatihan, peserta sangat antusias dalam mengikuti paparan dari para tutor karena materi yang disampaikan dapat memberikan informasi terkait kemampuan membuat pembukuan sederhana sesuai standard SAK EMKM dengan harapan administrasi keuangan UMKM semakin baik dan dapat berkembang pesat. Penyampaian materi juga mudah dipahami oleh peserta terlihat dari keaktifan peserta untuk bertanya dan keikutsertaan sampai selesainya acara.

Penyampaian pelatihan mengambarkan proses akuntansi dari bukti transaksi sampai pembuatan Buku Besar. Pelatihan dilakukan secara bertahap karena kondisi anggota pelatihan yang non akuntan sehingga dilakukan praktik pembukuan secara detail. UMKM mampu memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia. Terbukti saat terjadi krisis ekonomi, UMKM dapat bertahan karena UMKM memiliki keunggulan dalam permodalan yaitu tidak membutuhkan modal besar dan pinjaman tidak dalam mata uang asing. UMKM juga dapat menyerap banyak tenaga kerja pada saat krisis ekonomi, sehingga memperkecil angka pengangguran di Indonesia.

Pada akhir acara pelatihan, dilakukan dokumentansi bersama peserta dan Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika. Harapan dari kegiatan pelatihan ini adalah : 1) Dengan pelatihan pembuatan laporan keuangan sesuai standard SAK EMKM, UMKM mampu membesarkan usahanya dengan mengajukan  kredit pada Bank atau Lembaga keuangan lainnya, 2) Pelatihan SDM yang memadai dapat membantu peningkatak kemampuan dalam menjual produk dan jasa melalui media online (digital) serta mampu mengurangi penganguran karena memiliki SDM yang terampil dan mumpuni, 3) Dengan meningkatkan kemampuan administrasi keuangan dapat membantu UMKM menjalankan usaha secara jangka Panjang karena ketersediaan cash flow yang memadai

Leave A Reply

Your email address will not be published.