Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif untuk Meningkatkan Penghasilan di masa Pandemi Covid 19 pada Ibu-ibu Fatayat NU Cabang Ciledug

1 879

JAKARTA BSI NEWS.

Pandemi virus Corona  yang masih saja merebak pada tahun 2021 ini namun tidak menyurutkan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi Bagi civitas Akademika Universitas Bina Sarana Informatika yang terdiri dari para dosen dan mahasiswa dalam berperan aktif dan  berkontribusi menyumbangkan keilmuannya bagi masyarakat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui bentuk  kegiatan pengabdian masyarakat.

Pada kesempatan ini kelompok tim Pengabdian masyarakat prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika terdiri dari para dosen dan mahasiswa, semuanya merupakan para personil akademisi maupun mahasiswa yang berkompeten di bidang keilmuannya. Kelompok tim kegiatan pengabdian masyarakat. dibawah koordinasi prodi akuntansi namun terdapat juga sebagian dosen dari prodi lain yang ikut membantu memperkuat kinerja tim.

Tim dari dosen terdiri ketua Tri Widyastuti, S.Pd., MM, dan anggota tim dosen ialah Ananto Krisna Wardhana, SE., MM, Yudha Febri Al Paksi, S.Ikom., MM, Irwin Ananta Vidada, SE., MM. Para dosen yang berkompeten dibidangnya terdiri dari bidang Ilmu Ekonomi dan Bisnis maupun bidang ilmu Komunikasi dan Bahasa.  Dalam kegiatan turut serta juga mahasiswa yang dilibatkan dalam program kemitraan masyarakat antara lain Nurul Khoirinnisa, Jordaniskus Febriawan, Arni Susanti dan Syifa Maulidia. Para mahasiswa bertugas membantu semua pelaksanaan kegiatan pelatihan.

Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat kali ini tertuju  pada Ibu-ibu Fatayat NU Cabang Ciledug.  Acara yang berlangsung pada bulan maret ini telah berjalan sukses dan lancar, tepat padahari: sabtu 27 Maret 2021, dari pagi  hari pukul 09.00 hingga siang harinya.  Lokasi dipilih sesuai keberadaan para peserta ibu-ibu  Fatayat NU Cabang Ciledug, yang beralamat di Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo Gg Mekar Jaya RT 03/ RW 010 Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten 15153..

Mengingat suasana saat ini masih dilanda pandemi covid 19 maka bentuk pelaksanaan kegiatan itu sendiri dilakukan secara daring (dalam jaringan) atau online melalui bantuan teknologi aplikasi zoom meeting, sejumlah kecil  personil dari perwakilan panitia dengan tetap memakai protokol kesehatan hadir berada di lokasi  guna melakukan koordinasi dengan pihak pengurus ibu-ibu Fatayat NU Cabang Ciledug.dan penyiapan kesiapan alat-alat pembelajaran bagi para peserta.

Para peserta pun melakukan proses kegiatan juga dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes)  pencegahan covid 19. Menggunakan masker, menghindari kerumunan,mencuci tangan maupun alat kesehatan lainnya saat interaksi dengan alat-alat maupun lainnya guna menghndari kontak fisik dengan pihak lain. Terpisah ruang dan  lokasi tempat  antara peserta dengan sebagian besar panitia dan pengajar melalui pembelajaran online tidak menyurutkan antusias peserta untuk menyimak dan belajar.

Pembelajaran melalui penayangan materi pelatihan mengenai pemberdayaan ekonomi kreatif tetap bisa dilaksanakan dengan menyenangkan dan bersifat interaktif, Materi yang di berikan pun menarik dengan bertemakan  “Pemberdayaan Ekonomi Kreatif untuk Meningkatkan Penghasilan di masa Pandemi Covid 19 pada Ibu-ibu Fatayat NU Cabang Ciledug.”. Tema sangat mengena dengan sasaran segmen peserta ibu-ibu yang ikut hadir.

Mengajar materi buat para ibu-ibu bisa sangat mengasyikan jika dilakukan dengan keahlian gaya  ketepatan retorika dan penyampaan materi yang tepat digunakan, hal ini membuat sejenak bisa melupakan permasalahan ekonomi karena pandemi yang dirasakan. Potensi masing-masing peserta serta ekspresinya bisa dgali dengan pembeajaran interaktif.

Penyampaian materi meski di lakukan secara serius namun diselingi dengan candaan sehingga suasana nampak santai dan tidak membosankan. Hal tersebut membuat para peserta ibu-ibu  bisa menikmati proses pelatihan sehingga diharapkan materi pun menjadi lebih mudah diserap dan dipahami serta menimbulkan energi optimis buat pemberdayaan ekonomi mereka. Berbagi pengetahuan dan materi pembelajaran melalui kegiatan pengabdian Masyarakat ini merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dampak covid 19 menyebabkan perekonomian turun drastis disebabkan oleh penerapan jarak sosial dan jarak fisik secara global. Perempuan dituntut untuk bersikap profesional, berperan aktif, cerdas dan kreatif dalam mengelola kebutuhan rumah tangga. Kondisi perekonomian keluarga mengalami dampak signifikan karena adanya pembatasan skala besar di beberapa kota besar mengakibatkan penurunan kinerja dari beberapa perusahaan. Hal ini mengakibatkan banyaknya kasus pemberhentian kerja dan pengurangan jam kerja. Di masa pandemi ini perempuan bangkit dengan melihat peluang dan berpikir kreatif dan inovatif untuk menambah penghasilan keluarga.. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan membantu membuka mata ibu-ibu Fatayat NU Cabang Ciledug untuk menggunakan waktu senggangnya mengembangkan kreatifitas dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

Kegiatan dilaksanakan di Instansi tersebut dengan harapan Tim Pengabdian Masyarakat berkesempatan bekerja sama untuk membantu segala permasalahan tersebut dengan memberikan pelatihan kepada ibu-ibu Fatayat NU Cabang Ciledug mengenai Pemberdayaan Ekonomi Kreatif untuk Meningkatkan Penghasilan di masa Pandemi Covid 19.

Di Indonesia, saat ini, ekonomi kreatif selalu ramai apalagi setelah mengetahui betapa besarnya sumbangan industri ekonomi kreatif seperti seni, fashion, kuliner, periklanan dan lainnya terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pasalnya, industri ekonomi kreatif ini merupakan hasil dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan, mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu. Konsep Ekonomi Kreatif ini semakin mendapat perhatian utama di banyak negara karena ternyata dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian.

Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan metode luring (tatap muka) dan daring. Tidak semua anggota tim melaksanakan tatap muka, melainkan hanya beberapa orang saja. Hal ini dikarenakan masih terjadinya pandemi Covid-19. Dengan aplikasi Zoom diharapkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat terlaksana dengan efektif dan lancar. Partisipasi mitra dalam kegiatan ini adalah menyimak, mengikuti prosesi pelatihan dan evaluasi materi guna mengukur pemahaman dan terserapnya ilmu maupun keahlian yang dberikan.

Tri Widyastuti, S.Pd., MM selaku Ketua tim Pengadian Masyarakat Prodi Akuntansi memantau jalannya proses kegiatan dan membantu tutor dalam memberikan materi kepada peserta atau mitra. “Banyaknya kasus pemberhentian kerja dan pengurangan jam kerja di masa pandemi ini maka diharapkan kaum wanita dari para ibu-ibu ini bangkit dengan melihat peluang dan berpikir kreatif dan inovatif dalam menggunakan waktu senggangnya guna mengembangkan kreatifitas dalam meningkatkan perekonomian keluarga dengan menciptakan penambahan penghasilan bagi keluarganya.”, demikian ujarnya. Irwin Ananta Vidada, S.E.,M.M selaku anggota tim pelaksana pengabdian masyarakat yang juga merupakan staf bidang kemahasiswaan UBSI menyambut baik dengan adanya keterlibatan mahasiswa untuk ikut bersama dengan para dosen dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, beliau mengatakan “pemberdayaan mahasiswa juga merupakan proses pembelajaran bagi mereka dalam membentuk karakter pendidik dan pembelajar yang baik.” (IAV)

1 Comment
  1. […] Baca Juga : Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif untuk Meningkatkan Penghasilan di masa Pandemi Covid 19 pada … […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.