“Memikat Hati Konsumen di Tengah pademi covid-19 ”

0 15

Bogor BSINEWS.

Agar mampu bertahan, UMKM harus mampu memenangkan Hati Konsumennya, salah satu caranya dengan mengubah main set dari berorientasi ke pembeli menjadi mendapatkan pelanggan seumur hidup. Hal ini terkuak pada kegiatan pengabdian masyarakat Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas  Bina Sarana Informatika (UBSI) kepada Komunitas UMKM Naik Kelas kota Bogor yang beralamat di Bukit Cimanggu City Cluster Bali Y6 No.3, Mekarwangi, Tanah Sereal Kota Bogor, secara virtual melalui zoom.

Acara Pengabdian Masyarakat tersebut di isi oleh narasumber dari KADIN Bapak R.M Tedy Aliudin, S.Si,MM dan dari pihak Dosen Universitas BSI beranggotakan Fitri Rahmiyatun, Rachmat Fadly, dan Yuni Siti Nuraeni, beserta beberapa mahasiswa Candra dan Mustika.

Universitas BSI mengutip hasil survey Kadin yang menyatakan, selama 1 tahun pandemi Covid 19 jumlah pelaku usaha dari sektor UMKM di Indonesia 64.194.057. Dari total tersebut hanya 6,5% atau sekitar 4.172.615 yang mengalami kenaikan usaha, dengan rincian 4,4% atau sekitar 2.824.538 mengalami kenaikan sampai dengan 25% dan 2,1% atau 1.348.077 mengalami kenaikkan diatas 25%

Ada 3.5 juta UMKM bangkrut, berkontribusi pada 5,2 juta pengangguran baru. Ada 22 juta UMKM yang masih berpotensi bangkrut. UMKM yang bertahan dan bahkan mampu berkembang di saat-saat sulit adalah yang mengubah orientasi dari mencari pembeli menjadi mencari pelanggan seumur hidup.

Namun, ini membutuhkan perubahan main set para UMKM. Para UMKM yang dahulunya gampang menyerah dan suka mengeluh harus berani berubah menjadi berjiwa pejuang dan optimis. Perubahan mencari pembeli menjadi mencari pelanggan harus didukung oleh pelayanan yang prima, produk yang berkualitas, harga yang bersaing, dan garansi. Selain itu, UMKM harus meningkatkan komitmen, konsisten dan mau melakukan perubahan yang dapat mendukung bisnis mereka. Menanggapi hal ini, Arie Darmawan Romli selaku Ketua UMKM Naik Kelas kota Bogor dibawah binaan KADIN sangat berterimakasih atas terselenggaranya kegiatan pengabdian masyarakat ini. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat membantu para pelaku UMKM untuk mengubah main set para UMKM di Bogor dalam berbisnis sehingga dapat bertahan dan berkembang meskipun dalam kondisi yang susah. Cara baru juga diyakini mampu membuat para UMKM lebih optimis dan gembira dalam berbisnis.

Leave A Reply

Your email address will not be published.