UBSI Tasikmalaya Gandeng KPAD Kota Tasikmalaya Untuk Proteksi Bullying Anak Pada Dunia Cyber

0 12

Tasikmalaya Bsi-News

Dosen UBSI Tasikmalaya mengadakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) dengan menggandeng Komisi Perlindungan Anak (KPAD) Kota Tasikmalaya dengan mengangkat tema proteksi bullying anak pada dunia cyber.

Perkembangan yang pesat dalam teknologi internet menyebabkan banyak kejahatan di bidang teknologi informasi atau biasa disebut cybercrime atau computer-related crime yang semakin hari semakin marak di Indonesia. Salah satu bentuk cyber crime yang paling sering terjadi adalah cyber bullying. Cyberbullying dapat diartikan sebagai penggunaan teknologi internet untuk menyakiti orang lain dengan cara sengaja dan diulang-ulang”. Intimidasi ini tidak sembarangan akibatnya, tak jarang kematian menjadi akhir dari cyberbullying. Cyberbullying juga bisa diartikan sebagai bentuk intimidasi yang dilakukan untuk melecehkan korbannya melalui perangkat teknologi. Pelaku ingin melihat seseorang terluka, ada banyak cara yang mereka lakukan untuk menyerang korban salah satunya dengan mengirimkan pesan kejam dan gambar yang mengganggu lalu disebarkan untuk mempermalukan korban dihadapan orang lain yang melihatnya. Oleh karena itu perlu diadakan beberapa langkah untuk mengatasi kejahatan cyber bullying terutama bagi anak-anak,

Melalui kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini dosen UBSI Tasikmalaya memberikan sosialisasi dan pelatihan proteksi bullying anak pada dunia cyber, dimoderatori oleh Deddy Supriadi, M.Kom acara ini dilaksanakan Sabtu,Minggu, 19-18 Juni 2021. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Ai Ilah Warnilah, ST M.Kom selaku dosen UBSI Tasikmalaya. Dalam materinya beliau menjelaskan beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memproteksi anak dari tindakan bullying di dunia cyber antara lain menanamkan pengertian mendasar tentang bullying, membuat aturan penggunaan gadget serta ikut terlibat dalam aktivitas cyber anak. Selain memberikan pemaparan materi beliau juga memberikan pelatihan bagaimana menerapkan langkah-langkah tersebut dan memberikan beberapa tips untuk menghindari cyber bullying.

“Kita tidak bisa mentiadakan cyberbullying tetapi kita bisa melindungi anak kita dari cyberbullying dengan menerapkan langkah-langkah yang tepat agar anak juga tidak merasa terkekang” tuturnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.