PRODI ILMU KOMUNIKASI SUKSES MELAKSANAKAN WEBINAR PERBEDAAN FILOSOFI EDITING FILM DAN EDITING PROGRAM TELEVISI

0 25

Jakarta BSI-News

Di era revolusi industri 4.0 yang serba digital merupakan hal yang perlu dipahami dan diimplementasikan. Dengan kemajuan tekhnologi sekarang ini, dalam pembuatan karya audio visual sangat dimudahkan untuk melakukannya, hanya dengan menggunakan smartphone saat ini masyarakat bisa dengan sangat mudah membuat sebuah video, namun bagaimana membuat video creative tidaklahh semudah yang kita bayangkan dibutuhkan sebuah persiapan matang agar video yang kita buat layak dan menarik bagi masyarakat. Hal tersebut mendorong Program Studi Ilmu Komunikasi untuk melaksanakan webinar yang melibatkan akademisi, dosen, dan mahasiswa untuk mengatahui bagaimana pembuatan sebuah ide creative video. Dalam webinar kali ini, semua peserta yang terlibat dari kalangan mahasiswa akan di berikan Perbedaan Filosofi Editing Film dan Editing Program Televisi.

Pada webinar kali ini Program Studi Ilmu Komunikasi mengundang narasumber yang memang professional dalam bidang video editing, sebagaimana yang kita ketahui bahwa kegiatan dan fungsi kerja yang ada pada bidang video editing menuntut setiap individu yang ada didalamnya untuk selalu mengeksplorasi ide dan menghasilkan kebaruan dalam setiap editing video agar lebih menarik. Untuk itu ada korelasi yang signifikan antara pembahasan webinar tentang Perbedaan Filosofi Editing Film dan Editing Program Televisi dengan mengundang narasumber yaitu Hengky Christ yang menjabat sebagai Creative Director di Karnos Film. Pengetahuan dan pengalaman narasumber yang diperoleh secara praktis menghasilkan sebuah pemaparan yang ringkas dan padat dan mengedepankan esensi utama tema webinar tentang bagaimana pemahaman tentang perbedaan filosofi editing film dan editing televisi. Selama pelakasanaan webinar, narasumber membagikan ilmu dan pengetahuannya kepada seluruh peserta terkait proses pemahaman seputar video editing. Pentingnya mengetahui tahapan-tahapan pembuatan Perbedaan Filosofi Editing Film dan Editing Program Televisi, akan membuat mahasiswa jadi lebih perfeksionis dalam pembuatan sebuah karya audio visual agar layak di saksikan dan di nikmati oleh masyarakat luas. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Program Studi Ilmu Komunikasi merasa penting untuk memberikan sebuah keilmuan Perbedaan Filosofi Editing Film dan Editing Program Televisi. Sebagai jawaban akan adanya tantangan dalam kemajuan tekhnologi di era digital ini.

“Dalam bidang video editing yang dibutuhkan adalah sebuah kreatifitas menyusun gambar yang sesuai dengan kebutuhan, keahlian dalam video editing pada dasarnya adalah memilih gambar, memotong kemudian menyusun gambar. Untuk software editing video juga dasarnya hampir sama baik itu di computer maupun di smartphone, maka dari sebuah hasil editing video bukan bedasarkan dari software editing melainkan dari kreatifitas individunya” ungkap narasumber pada sela kegiatan webinar.

Pelaksanaan webinar berlangsung dengan interaktif dipandu oleh moderator yang juga sebagai dosen pada Program Studi Ilmu Komunikasi Bapak Ichsan Widi utomo,S.Ikom M.M , banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta pada sesi tanya jawab, merupakan salah satu indikator bahwa peserta menyimak dan memiliki keinginan yang besar untuk mendalami seputar editing video. Banyaknya pertanyaan membuat waktu yang diberikan terasa singkat, sehingga ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab oleh narasumber. Namun, hal tersebut tidak mengurangi makna dan tujuan utama Program Studi Ilmu Komunikasi dalam melakasanakan kegiatan webinar ini yaitu untuk membentuk dan membangun pemikiran kreatif dalam video editing pada diri mahasiswa.

Leave A Reply

Your email address will not be published.