Prodi Ilkom Univeritas BSI Adakan Webinar Content Creator Social Media and Media Exposure Promotion Expertice

1 294

Jakarta BSI-News

Fakultas Komunikasi dan Bahasa, prodi Ilmu Komunikasi mengadakan webminar tentang content creator yang befokus pada tema “Social Media and Media Exposure Promotion Expertice “ . Acara dilakukan pada Kamis 1 Juli 2021 dengan menggunakan aplikasi zoom meeting. Ini dilakukan tidak lain karena pandemi Covid 19 masih berlangsung sementara kegiatan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa tidak bisa ditunda.

Webminar dijadwalkan selama dua jam, dimulai dari pukul 9 WIB dan berakhir pada pukul 11 WIB. Sesuai dengan materi dan kebutuhan akademik maka mahasiswa yang menjadi target dari materi webminar kali ini adalah para mahasiwa semester dua prodi Ilkom.  Adapun narsumber atau pembicara pada webminar ini adalah Sofia Sari Dewi, S. Psi yakni praktisi media sosial.

Dalam pelaksanaanya acara dimulai tepat pada pukul 9.00 WIB diawali oleh pembukaan oleh moderator Irwanto dosen  prodi ilmu komunikasi (Ilkom) Fakultas Komunikasi dan Bahasa (FKB) Universitas BSI. Pada pembukaan ini moderator memperkenalkan latar belakang pembicara.  Lalu dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh ketua Prodi Ilkom FKB Universitas BSI yakni Anisti S. Sos M. Si. Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa hadirnya teknologi internet serta adanya media sosial membuka peluang kerja serta kreatifitas yang luas bagi masyarakat termasuk mahasiswa komunikasi Univeritas BSI.  Sehingga penggalian potensi yang mengarah pada optimalisasi media berbasis internet dalam konteks ini adalah media sosial harus terus diupayakan. Kedepannya penguasaan terhadap intelectual property pada zaman internet of things bukanlah hal yang istimewa, melainkan sudah menjadi kompetensi dasar bagi mahaiswa prodi Ilkom Univeritas BSI.  Anisti juga menyatakan bahwa  kegiatan ilmiah yang mengarah kepada peningkatan  keahlian mahasiswa prodi ilkom  dalam bidang komunikasi digital serta pengelolaan media sosial  menjadi program prioritas prodi Ilkom Universita BSI. Lebih lanjut dalam sambutan ini ia juga menegaskan bahwa era internet of things (IoT)  dalam tinjauan komunikasi media adalah era post new media dan bukan lagi new media. Dalam menutup sambutannya Anisti berpesan agar kedepannya karya mahasiswa Universitas BSI bisa menjadi tuan rumah di jagat maya Indonesia.  Sambutan tersebut disampaikan dalam durasi tujuh  menit.  

Selanjutnya tepat pada pukul 09.12 pembicara dalam hal ini Sofia Sari Dewi yang biasa akrab dipanggil Mbak Sofi memberikan pemaparan menganai tema yang sudah ditentukan. Dalam pemaparannya, wanita yang sudah berpengalaman dan berprofesi sebagai influencer sekaligus Founder Digital Influencer Indonesia  menekankan sering terjadi adanya hambatan pada diri sendiri untuk mulai berkreasi. Pertarungan untuk kemauan serta kemalasan dalam mulai berkarya sering terjadi, khususnya bagi pemula yang mencoba untuk terjun kebidang content creator. Ini yang menjadi masalah utama, sementara untuk teknis bisa dipelajari. Musuh nyata pada bidang ini sebenarnya bukanlah kreator-kreator lain yang menjadi kompetitor namun diri sendiri. Untuk itu perlu adanya motivasi, mental yang kuat dan ketahanan konsistensi dalam melakukan unggahan atau postingan. Selanjutnya hal lain yang perlu juga diperhatikan ketika menekuni bidang content creator ini adalah melakukan riset. Penting untuk mengetahui profile audience, kebiasaan serta cara berpikirnya. Sebab salah satu modal penting untuk berhasil ketika membuat konten ialah orientasi terhadap audience. Dengan pemahaman yang komprehensif akan profile audience maka diharapkan konten yang dibuat bisa sesuai dengan kebutuhan audience tersebut serta meminimalisir hambatan. Lebih jauh narasumber juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap analisis media sosial sebagai indikator teknis dalam menentukan langkah selanjutnya dalam pembuatan konten.

Proses jalannya workshop berlangsung menarik karena pembicara mampu menyampaikan materi mengenai  media sosial di depan para peserta yang jumlahnya mencapai 356 partisipan. Dalam paparanya pembicara juga tidak segan-segan memberikan  contoh nyata sehingga materi mudah dipahami. Antusiasme peserta terepresentasi dari munculnya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta pada sesi tanya jawab. Sebagaian besar pertanyaan mahasiswa mengarah pada trik mendapatkan ide orisinil untuk konten, konsistensi dalam berkarya, upaya meningkatkan impressi dan enggament pada media sosial. Begitu banyaknya mahasiswa yang akan bertanya membuat moderator akhirnya membatasi jumlah penanya. Hal menarik dan berbeda pada webminar kali ini dan berbeda dengan webminar sebelumnya yakni adanya sesi give away dari narasumber kepada 10 orang mahasiswa yang beruntung.

Sesuai dengan jadwal,  tepat pukul 11 kegiatan pun berakhir seiring dengan melakukan captured  atau foto bersama seluruh peserta pada aplikasi zoom. Ini adalah sesi foto yang kedia seteah sebelumnya dilakukan sesaat acara dimulai. Pada sesi foto yang kedua ini seluruh peserta menggunakan masker sebagai representasi kepedulian terhadap protokol kesehatan saat pandemi. (irw)

1 Comment
  1. […] Baca Juga: Prodi Ilkom Univeritas BSI Adakan Webinar Content Creator Social Media and Media Exposure Promotion … […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.