Pengembangan Kurikulum Dengan Pendekatan Outcome Based Education (OBE)

0 4,354

JAKARTA, BSINews – Program Studi Hubungan Masyarakat (D3) dan Program Studi Ilmu Komunikasi (S1) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) menyelenggarakan webinar via zoom dengan tema “Review Kurikulum Prodi Ilmu Komunikasi dan Prodi Hubungan Masyarakat”.

Hal ini dilaksanakan dalam rangka menerapkan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang tepat sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan dalam menghadapi kecepatan pemanfaatan teknologi dan produksi inovasi.

Baca Juga: Ini Cara Prodi Teknik Elektro Tingkatkan Kualitas Kurikulum

Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas BSI, Dr. Baiatunissa yang menyatakan mengenai pentingnya pembentukan kurikulum dengan baik dan benar guna mewadahi pendidikan abad 21 serta memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan baru, mempersiapkan mereka pada level global dan siap bersaing di dunia kerja.

Selain itu, hadir pula ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Anisti dan Ketua Program Studi Hubungan Masyarakat, Ita Suryani serta para dosen Unit Pengembangan Akademik Prodi Ilmu Komunikasi dan Prodi Hubungan Masyarakat Universitas BSI.

Narasumber webinar kali ini ialah Prof. Dr. Atwar Bajari selaku Wakil Dekan Bidang Pembelajaran Kemahasiswaan dan Riset Fakultas Komunikasi, Universitas Padjajaran. Prof Atwar menyatakan bahwa pemerintah sudah menerapkan kurikulum berbasis OBE baik bagi PTS maupun PTN dengan maksud menjembatani kesenjangan antara proses pendidikan di Perguruan Tinggi dengan dunia nyata (dunia kerja).

Oleh karena itu dalam pembentukan mata kuliah harus disusun terlebih dahulu profil lulusan/Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan menyesuaikan SDM, karena profil lulusan mengarah kepada konsentrasi dan ketersediaan profil lulusan juga tidak boleh tumpang tindih dengan prodi lain.

Profil lulusan dapat dikaitkan dengan kearifan lokal, kebutuhan lokal atau dikaitkan dengan kekhasan prodi. Oleh sebab itulah rumusan capaian pembelajaran dimulai dengan Capaian Pembelajaran Lulusan/CPL di tingkat program studi untuk kemudian diturunkan menjadi Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK).

Dalam menerapkan kurikulum berbasis OBE, Prof Atwar menyatakan bahwa pilih terlebih dahulu komponen kurikulum yang tepat seperti capaian pembelajaran, pengalaman belajar dan penilaian kemudian jabarkan dalam CPMK) sub CPMK, bobot SKS dan pengembangan bahan ajar.

Beliau juga menyampaikan bahwa prinsip dan konsep OBE dapat berjalan dengan maksimal apabila terdapat penerapan analisis, perancangan/perencanaan, pengembangan, pelaksanaan, monitoring hingga evaluasi. Penyusun kurikulum haruslah dosen yang mengerti dan fokus pada body of knowledge (ontologi, epistemologi dan aksiologi) mengerti pakem/blok/bahan baku dalam mengelola kurikulum, memiliki qualification framework untuk pembeda jenjang studi (D3, D4, S1, S2 dan S3).

Kemudian Prof Atwar juga memaparkan mengenai kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan pada tahun 2020 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, dimana dalam Kebijakan MBKM secara umum memberikan hak belajar bagi mahasiswa program sarjana dan sarjana terapan dengan mengikuti seluruh proses pembelajaran pada program studi (prodi) di perguruan tinggi sesuai masa dan beban belajar.

Baca Juga : Sikronisasi Kurikulum FTI Universitas BSI

Kebijakan MBKM dilaksanakan dalam rangka mewujudkan proses pembelajaran yang inovatif agar mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal sehingga memiliki keterampilan nonteknis (soft skills) maupun teknis (hard skills) yang kedepannya dapat digunakan sebagai modal dalam menghadapi dunia usaha dan dunia industri, serta siap dalam menghadapi dunia kerja sejak awal.

Moderator pada kegiatan webinar kali ini ialah Muhammad Ichsan, S.Ikom, MM selaku dosen Prodi Ilmu Komunikasi UBSI. Kegiatan berlangsung dengan sangat baik sehingga banyak antusiasme dosen yang hadir untuk melayangkan pertanyaan perihal pengembangan kurikulum berbasis OBE serta perkembangan penggalakkan MBKM saat ini. (DPK)/(RDX)

Leave A Reply

Your email address will not be published.