HIMSI UBSI Pontianak Laksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat Desa Kubu

0 3

PONTIANAK BSINEWS.

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian kepada masyarkat merupakan pelaksanaan pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung kepada masyarakat secara kelembagaan (yang dilakukan oleh civitas akademika) melalui metodologi ilmiah sebagai tanggung jawab yang luhur dalam usaha mengembangkan kemampuan masyarakat, sehingga dapat mempercepat laju pembangunan nasional.

Masyarakat desa merupakan salah satu target yang dapat dijadikan sebagai tempat pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat. Banyak sekali hal-hal positif yang dapat dilakukan bagi dosen dan mahasiswa ketika akan menjalankan PKM ke masyarakat desa, tentunya harus disesuaikan dengan latar belakang ketrampilan dan keilmuan berdasarkan program studi dosen atau mahasiswa yang akan mengadakan PKM. Di masa pandemi, pelaksanaan PKM dapat disesuaikan dengan kondisi dan permintaan masyarakat desa, apakah dilaksanakan secara luring ataupun daring.  Karena tidak semua desa dapat diterapkan PKM secara daring dikarenakan tingkat kesiapan SDM (tingkat pemahaman penggunaan aplikasi pertemuan online) dan kesiapan perangkat seperti Wifi dan konektifitas internet yang tinggi untuk mendukung pelaksanaan PKM.

Pengabdian kepada masyarakat dibagi menjadi dua menurut panduan yang ada di Universitas Bina Sarana Informatika, yakni pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan menyertakan mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dan didampingi oleh dosen. Jika pengabdian dilakukan oleh dosen, maka seluruh pengajuan proposal dan penentuan tempat dilakukan oleh dosen dengan terlebih dahulu membangun koneksi ke tempat pengabdian dan jika proposal disetujui maka dosen bersama timnya yang tentunya menyertakan mahasiswa melakukan pengabdian kepada masyarakat dan dilaporkan nantinya ke dalam laporan Simlitabmas.

Sedangkan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, proposal kegiatan diajukan oleh tim mahasiswa atau himpunan mahasiswa melalui bidang non akademik dan jika sudah disetujui maka pelaksaan keseluruhan dilakukan oleh mahasiswa dan dapat didampingi oleh dosen terutama dari staf bidang non akademik dalam monitoring dan pelaksanaan kegiatannya. Dan hasil dari pelaksaan kegiatan ini dapat dimasukkan kedalam laporan Simkatmawa.

Desa Kubu Kecamatan Kubu Kabupaten Kuburaya, merupakan salah satu desa yang dapat menjadi target pengabdian kepada masyarakat. Terkait dengan hal ini, maka Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Pontianak melakukan pelaksanaan pengabdian di desa tersebut. Adapun pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan dengan judul “Sosialisasi Anti Hoax, Anti Narkoba, dan UMKM Kubu Menanjak”. Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan pada tanggal 10 Juli 2021, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan sesuai kondisi zona dan perizinan di Kabupaten Kuburaya.

 Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat desa terkait Hoax, sehingga dapat mengantisipasi berbagai hoax yang berkembang dan dapat mensortir informasi sehingga terbebas dari informasi hoax bagi masyarakat desa. Kemudian dilanjutkan oleh sosialisasi anti narkoba oleh Wakil Ketua HIMSI Eka Ayu Wulandari sekaligus Duta Anti Narkoba Kalbar. Pentingnya edukasi mengenai bahaya narkoba juga harus disampaikan kepada masyarakat desa terutama di masa pandemi dimana dengan ketatnya berbagai peraturan dan tata tertib menyebabkan tingkat stres yang tinggi dan dapat membuat anggota masyarakat tergoda untuk menggunakannya. Narkoba sangat merusak generasi muda oleh sebab itu perlu melakukan edukasi ke orang tua maupun generasi muda yang ada di desa. “Kata Ayu”

Penyampaian materi terakhir mengenai bagaimana meningkatkan produktifitas dan skala pemasaran bagi UMKM Kubu Menanjak, karena selama masa pandemi ini sangat berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat desa dan tentunya bagi pelaku UMKM di desa. Dengan memberikan pengetahuan tentang bisnis digital diharapkan dapat memudahkan para pelaku UMKM di desa Kubu Menanjak dalam memperluas jangkauan usaha bukan hanya di desa tempat tinggal mereka tetapi merangkup ke seluruh wilayah terutama yang ada di Kalbar. Apalagi dengan diberlakukannya PPKM (Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) darurat di Kota Pontianak dan Singkawang pada 12-20 Juli 2021.

Selain memberikan pelatihan terhadap masyarakat desa, anak-anak HIMSI yang disertai beberapa dosen juga memberikan kesadaran tentang pentingnya olahraga di masa pandemi, terutama olahraga di ruang terbuka seperti senam aerobik yang dilakukan bersama ibu-ibu PKK Desa Kubu. Karena olahraga merupakan salah satu hal yang dianjurkan untuk menjaga daya tahan tubuh di masa pandemi. Pelaksanaan PKM ini pun di apresiasi oleh Bapak Hermansyah selaku Kepala Desa Kubu Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya. Semoga kedepannya pandemi segera berakhir sehingga kegiatan PKM ini dapat dilakukan secara offline dengan massa yang lebih banyak lagi agar kami dapat menuju Desa Membangun sesuai dengan instruksi Kepala Daerah. “Ujar Hermansyah”.

Leave A Reply

Your email address will not be published.