Universitas BSI Menjamu 42 Delegasi Luar Negeri dan Lokal Dalam Konferensi Internasional ICAISD 2021

0 72

Bekasi BSI-News

Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses melaksanakan konferensi internasional yaitu Internasional Conference on Advanced Information Scientific Development (ICAISD) 2021. Kegiatan ICAISD digelar untuk kedua kalinya ini, diadakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas BSI dari tanggal 5-6 Agustus 2021.

ICAISD ke-2 ini diselenggarakan bersama Aptikom, Aptikom DKI Jakarta, Universitas Sumatera Utara, Universitas Nusa Mandiri (UNM), BRI Institute, STMIK Pelita Nusantara dan AMIK-STIKOM Tunas Bangsa.

Ini merupakan tahun kedua kemitraan Universitas BSI dengan Aptikom Indonesia, Poznan University of Technology Polandia, Delft Technical University Belanda, dan Jyothi Engineering College-Jyothi Hills India dalam gelaran konferensi internasional.

Mengusung tema ‘Innovating Scientific Learning for Deep Communication’, tema tersebut dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di abad 21. Hal ini juga telah berkontribusi mengubah atau memperbarui berbagai bidang kehidupan, termasuk Applied Science dan Artificial Intelligence.

Berkaitan dengan tema tersebut, Universitas BSI menghadirkan empat pembicara sebagai pembicara utama, yaitu Prof. Ir. Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D (Ketua Umum APTIKOM Indonesia), Prof. Dr. Gerhard Willem Weber (Universitas Teknologi Poznan, Polandia), Prof. Dr. Dorien De Tombe (Universitas Teknik Delft, Belanda), Prof. Sunny Joseph Kalayathankal (Jyothi Engineering College-Jyothi Hills India), dan Prof. Dr. Herman Mawengkang (Universitas Sumatera Utara).

Menurut Kepala LPPM Universita BSI, Taufik Baidawi, ICAISD 2021 merupakan Konferensi Internasional untuk berbagi ilmu dan penelitian di bidang Ilmu Komputer dan Informasi.

“Kami menyediakan platform bagi para peneliti dan praktisi baik dari akademisi maupun industri untuk bertemu dan berbagi perkembangan mutakhir penelitian Ilmu Komputer dan Informasi,” pungkas Taufik, Kamis (5/8).

Taufik mengatakan, edisi ini diterbitkan sejalan dengan konferensi internasional kedua tentang pengembangan ilmiah informasi lanjutan.

“Artikel-artikel ini mencakup spektrum topik yang luas dalam Ilmu Komputer, Teknik Komputer dan Sistem Komputer. Rekayasa Perangkat Lunak, Multimedia Seluler & Teknologi Informasi, Sistem Informasi dan Manajemen Informasi,” terangnya.

Ia menyebutkan, panitia telah menerima 162 makalah melalui easychair.org, dengan rincian 126 makalah diterima yang diterima. Dari 126 makalah, 64 makalah di Applied Science, dan 62 makalah di Artificial Intelligence. Artikel-artikel ini memberikan gambaran umum tentang isu-isu penelitian kritis yang mencerminkan pencapaian masa lalu dan tantangan masa depan.

“Makalah tersebut dipilih dari 126 abstrak, dan makalah ini kami kirimkan ke Penerbit IOP (Journal of Physics Conference Series) untuk diterbitkan di sana sebagai Proceeding Scopus Akses Terbuka,” tukasnya.

Ia mengungkapkan, statistik ini menunjukkan tingginya persaingan untuk dipublikasikan pada prosiding. Isu dan seminar ini menjadi istimewa karena semakin banyak delegasi yang datang dan bergabung dari berbagai negara maupun universitas.

“Kami menjamu 42 delegasi baik dari luar negeri maupun lokal. Dari luar negeri delegasi tersebut berasal dari Malaysia, Bangladesh, Turki, Jerman, Jepang, Taiwan dan Filipina,” paparnya.

Taufik berterima kasih kepada semua reviewer dan editor, atas komitmen, usaha dan dedikasinya dalam melaksanakan tugas mereview semua abstrak dan full paper.

“Tanpa bantuan dan dedikasi mereka, proses ini tidak akan mungkin terjadi dalam waktu yang singkat. Saya sangat menghargai semua anggota komite atas upaya bersama dan kontribusi mereka yang tak ternilai bagi keberhasilan konferensi,” tandasnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.