Pentingnya Menjaga Keamanan Internet

0 2.528
Keamanan Internet
Septian Rheno Wd, Dosen Universitas BSI, Trainer & Praktisi Cyber Security (Sumber: dok.UBSI)

BSINews – Perkembangan teknologi semakin luar biasa, terlebih jaringan 5G yang sudah dapat dirasakan masyarakat dibeberapa Kota besar di Indonesia. Melesatnya teknologi, juga menimbulkan kewaspadaan terhadap serangan siber yang dapat menyerang kapanpun, dimanapun dan dengan media apapun. Sehingga perlu adanya peningkatan keamanan internet, tidak hanya untuk individu, perusahaan swasta, bahkan di pemerintahan pun perlu ada peningkatan.

Privasi dan Kerahasiaan

Tanpa melakukan pengamanan, maka informasi atau pesan pribadi yang bersifat rahasia dapat dilihat, disadap bahkan dicuri dan tergantung tujuan dari si pelaku. Pemerintah dan perusahaan sangat rentan terhadap serangan siber, karena pelaku mengincar data atau informasi rahasia yang dimiliki oleh pemerintah dan perusahaan. Pelaku akan menjual data rahasia yang berhasil diretasnya ke deep web atau dark web, bahkan ke kompetitor perusahaan yang menjadi korbannya.

Pentingnya menjaga kerahasiaan informasi atau data pribadi, merupakan tanggungjawab pemilik data tersebut, bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah atau perusahaan tetapi individu, sebagai pemilik atau pengguna data juga mempunyai tanggungjawab untuk menjaga kerahasiaan data.

Pencurian Identitas

Pencurian identitas merupakan masalah umum di era informasi, karena orang dapat bertukar informasi secara online dengan mudah dan praktis. Tanpa keamanan internet yang memadai, transaksi online dapat menyebabkan penipu mendapatkan informasi kartu kredit, asuransi kesehatan bahkan informasi pribadi korbannya. Akibat dari pencurian identitas adalah korban mengalami kerugian karena pelaku dapat menggunakan untuk melakukan pembelian online, mengambil pinjaman, serta tindakan lain yang merugikan korbannya.

Baca Juga : Tips dan Trik Amankan Data Gadget Dari Pencurian dan Hilang

Pencurian Data

Pencurian data merupakan kejahatan siber yang mencuri secara digital segala bentuk yang berkaitan dengan informasi pribadi dari berbagai sumber seperti video, dokumen dan foto. Informasi hasil curian itu, akan dijual atau didistribusikan dengan tujuan yang tidak baik. Seperti contohnya foto dari selebgram atau tokoh publik yang dicuri, lalu dilakukan editing menggunakan software, sehingga menjadi foto porno yang tentu tidak layak dilihat dan merugikan dari selebgram atau tokoh publik itu sendiri.

Selain target individu, para pelaku juga mengincar perusahaan hingga pemerintahan. Perusahaan berisiko kehilangan data yang berkaitan dengan file keuangan, blueprint produk, hingga data pelanggannya. Untuk di pemerintahan, para pelaku mencuri data mengenai proyek yang sedang berlangsung, strategi militer, dan berbagai data rahasia yang harusnya tidak bocor ke publik.

Kerusakan Komputer

Selain internet dan data pribadi, menjaga keamanan komputer berarti melindungi komputer dari kerusakan juga salah satunya. Karena beberapa peretas terkadang lebih tertarik akan hal yang mengakibatkan kerusakan dari perangkat korbannya, daripada mencuri informasi pribadi. Virus komputer, trojan dan perangkat lunak berbahaya merupakan contoh masalah yang sangat mengganggu untuk para pengguna komputer.

Beberapa virus atau perangkat lunak berbahaya dibuat untuk memperlambat kinerja komputer, membuat komputer tidak dapat menangani request secara bersamaan dalam satu waktu. Meskipun beberapa virus, trojan dan malware terkadang disusupi oleh code yang memungkinkan peretas untuk masuk ke komputer korbannya.

Serangan virus tidak hanya mempengaruhi kinerja komputer, tetapi dapat juga mengganggu komunikasi dan layanan apabila terjadi di perusahaan atau pemerintahan. Jika perusahaan atau pemerintahan tidak siap menangani serangan tersebut, dapat dipastikan pelayanan dari perusahaan atau pemerintahan akan terganggu hingga serangan tersebut dapat diperbaiki sehingga kembali ke kondisi normal.

Baca Juga : Bantu Pencarian Arsip Mahasiswa Universitas BSI Ciptakan Aplikasi untuk Kearsipan LIPI Bogor

Pentingnya Keamanan Internet dan Cara Proteksi Diri dari Ancaman Siber

Beberapa cara dapat dilakukan untuk melindungi diri sendiri dan komputer atau laptop yang digunakan, salah satunya dengan membeli program antivirus untuk melindungi komputer atau laptop dari ancaman virus dan trojan. Anda juga dapat menggunakan program anti-spyware atau anti-malware untuk melindungi dari pelacakan, spyware dan perangkat lunak yang tidak aman.

Penggunaan firewall juga dapat dijadikan alternatif untuk mengantisipasi serangan siber dan pelacakan lokasi Anda, yang paling penting adalah perilaku Anda sebagai user. Bijaklah menggunakan media online atau beraktivitas online. Pelaku sangat menyukai user yang lemah dalam arti belum memahami metode pelaku dan juga dampak dari tindakan kejahatan siber.

Mencegah Kejahatan Siber

Berbicara perihal kejahatan siber, maka tidak terlepas dari tindakan penipuan, spam, pencurian identitas, virus komputer dan worm, cyber stalking, perdagangan narkoba, prostitusi online, predator seksual, malware, spyware, phishing dan bentuk lain dari kejahatan siber.

Cara Memperkuat Keamanan Internet dan Menghindari Kejahatan Siber

1. Aktifkan Spam Blocker

Beberapa penyedia layanan email, telah menyediakan fitur pemblokiran spam untuk mencegah pesan yang tidak diinginkan. Hal ini juga bisa meningkatkan keamanan internet, karena banyaknya email penipuan dan email phishing yang sering kali masuk ke kotak masuk email Anda.

2. Gunakan Antivirus Terpercaya

Pastikan Anda menginstall aplikasi antivirus di perangkat yang digunakan dan jangan lupa untuk melakukan update secara rutin dari database antivirus juga program antivirus tersebut. Jika tidak ingin membeli perangkat lunak antivirus, Anda dapat menggunakan versi gratis tetapi pastikan antivirus yang digunakan mempunyai reputasi. Dalam upaya menjaga keamanan internet, anda juga bisa menggunakan antivirus default yang ada di beberapa sistem operasi.

3. Firewall

Gunakan fitur perlindungan firewall di perangkat Anda, upaya tersebut dapat mencegah peretas masuk ke sistem perangkat yang Anda. Ini sangat penting terutama untuk menjaga keamanan internet kita.

4. Enkripsi Data Penting

Gunakan perangkat lunak yang mempunyai fitur melakukan enkripsi, dari seluruh data yang dianggap penting dan bersifat rahasia. Sehingga jika perangkat Anda berhasil diretas, setidaknya pelaku akan membutuhkan waktu untuk melakukan dekripsi seluruh file yang telah Anda enkripsi sebelumnya.

5. Waspadai Situs Web

Harap mewaspadai terhadap situs web yang meminta nama lengkap, alamat surat, rekening bank atau nomor asuransi yang Anda miliki. Meskipun tidak semua situs web berbahaya, akan tetapi, informasi pribadi hanya dipergunakan di situs web tertentu. Seperti perbankan, belanja online, pemesanan tiket online.

6. URL Web

Amati URL terlebih dahulu ketika akan melakukan transaksi online di situs web belanja online, perbankan dan pemesanan tiket online. Pastikan situs tersebut diawali dengan ‘https’, dan tertera label TRUSTe atau VeriSign.

7. Hindari Scam

Aktivitas scammer atau jenis scam, harus dihindari karena bertujuan untuk mendapatkan informasi pribadi juga uang Anda. Perlu di waspadai jika Anda menerima undian palsu atau dinyatakan sebagai pemenang undian. Pastikan informasi valid dan jika menerima SMS, pastikan tertera nama sepeti layanan SMS Banking yang tertera nama Bank, jangan klik link yang ada di dalam SMS atau email. Lebih baik melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke pihak Bank atau instansi yang digunakan oleh pelaku.

8. Awasi Aktivitas Online Anak

Hal bijak yang harus dilakukan oleh semua orangtua yaitu menggunakan perangkat lunak parental control, yang memungkinkan orangtua dapat memantau aktivitas si anak. Orangtua harus memantau aktivitas email dan juga histori dari peramban web yang digunakan si anak, dan pastikan meletakkan komputer atau laptop di ruangan yang mudah dipantau.

*)Penulis : Septian Rheno Wd, Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), Trainer & Praktisi Cyber Security

Leave A Reply

Your email address will not be published.