Pengembangan Konten Video Sebagai Media Sosialisasi Masjid

0 496
Pengembangan Konten Video
Dok. Universitas BSI – Pengembangan Konten Video

JAKARTA, BSINews – Ditengah situasi pandemi seperti sekarang ini, semakin menjamurnya tontonan video di kalangan masyarakat. Sehingga membuat masyarakat tertarik dalam pembuatan konten-konten video untuk di upload melalui media internet seperti Youtube. Hal ini menjadi kegiatan positif bagi masyarakat untuk membuat tontonan dengan ide-ide kreatif yang mereka buat, baik bersifat edukatif, religius maupun hiburan.

Tentunya dalam melakukan ini dibutuhkan keterampilan yang terlatih karena banyaknya software yang digunakan dalam mengedit hasil video. Perlunya pemilihan software untuk pembuatan dan pengembangan konten video, menjadi faktor terpenting dalam membuat tampilan video menjadi lebih menarik.

Baca Juga : UBSI Memperkenalkan Social Media Engagement di Instagram dalam Pengabdian Masyarakat

Hal ini memicu dosen Program Studi (prodi) Sistem Informasi (SI), Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat tentang pengembangan konten vieo. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid As-Salam Joglo, Jakarta Barat yang betujuan untuk memberikan pemahaman pembuatan dan pengembangan konten video sebagai media sosialisasi masjid.

Pengembangan konten video

Embun Fajar Wati selaku ketua tim pengabdian masyarakat mengungkapkan bahwa pemilihan software yang tepat akan memudahkan pemahaman dan mengoperasikan namun tetap memiliki kapasitas penyimpangan yang ringan.

“Capcut dapat menjadi pilihan software yang tepat dalam pembuatan video dan proses editing. Capcut adalah salah satu aplikasi editing gratis yang mempunyai banyak fitur menarik dan juga tanpa watermark. Salah satu kelebihan Capcut ini adalah memiliki interface yang sederhana tapi menarik. Peletakkan fitur yang mudah diakses dan tidak menutupi jendela utama pada layar. Tetapi tetap ada unsur minimalis sehingga user tidak merasa bosan,” ujar Embun, dalam rilis yang diterima, Jumat (15/10).

Capcut memiliki berbagai jenis efek yang memaksimalkan penggunanya dalam menciptakan sebuah video yang berkualitas. Efek tersebut meliputi, transisi, efek dramatik, efek dari film, dan efek dreamy. Sebagai pengguna, efek tersebut cukup diunduh saja dan menyesuaikannya dengan video yang dibuat agar terlihat lebih menarik.

“Selain itu, capcut juga memiliki berbagai macam animasi ketimbang software pembuatan video lainnya. Video yang dibuat dapat di zoom, diputar digeser hingga transisi lainnya tergantung kreatifitas kita dalam membuat video yang menarik,” imbuhnya.

Baca Juga : Universitas BSI Jalin Kerjasama Bidang Pengabdian Masyarakat Dengan LKSA Nurul Iman Karawang

Capcut juga menjadi pilihan utama bagi Tiktokers dalam membuat video, salah satu kelebihannya adalah fitur green screen yang dapat menghilangkan background video. Capcut juga digunakan oleh youtuber dalam membuat konten intro yang berkualitas. Software ini juga telah mendukung Bahasa Indonesia, sehingga memudahkan pengguna dalam menggunakannya tanpa perlu harus mencari arti kata dalam berbagai fitur yang disediakan.

Pembelajaran daring selama pandemi, juga membuat pembuatan dan pengembangan konten video menjadi banyak digandrungi para pendidik. Maka dari itu, Universitas BSI juga telah banyak membuat video pembelajaran menarik, guna memberikan pembelajaran daring yang sesuai.(Dinar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.