Dosen Universitas BSI Berikan Training Basic English Speaking Of Past Activities

Jakarta, BSINews–Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Fakultas Komunikasi dan Bahasa (FKB) prodi Bahasa Inggris dan Sastra Inggris telah mengadakan pengabdian masyarakat (PM) secara daring melalui aplikasi zoom pada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Muttaqin yang berlokasi di Jl. Percetakan Negara No.754, RT.3/RW.6, Cemp. Putih Barat., Kec. Cemp. Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (16/10/21), silam.
Tim kegiatan PM ini terdiri dari para dosen dan mahasiswa. Tim dosen terdiri dari ketua pelaksana Ibnu Subroto sedang anggota tim terdiri dari Unpris Yastanti, Suci Riyanti dan Otto Siregar, ikut serta terlibat pada kegiatan PM ini dari mahasiswa yang bernama Aprilluloh Yusuf, Shellma Deu Shand juga Restalia.
Baca juga: Dosen Universitas BSI Ajak Remaja Masjid Miliki Skill Video Editing
Dosen Universitas BSI
Ibnu Subroto mengatakan kegiatan PM mengundang remaja masjid yang terletak disekitar Masjid Al Muttaqin seperti masjid Al Falah, Masjid Nurul Iman, juga komunitas remaja lainnya.
“Hal ini diharapkan agar kegiatan PM dapat diikuti oleh banyak peserta dan pelatihan ini memberikan manfaat yang lebih luas untuk remaja-remaja masjid di sekitaran Cempaka Putih,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Jumat (22/10).
Ia menyebutkan anggota DKM yang merupakan santri yang masih aktif bersekolah mulai dari jenjang sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas sangat memerlukan ilmu, sebagai peningkatan keterampilan dan wawasan tambahan dalam menyongsong masa depan dan perkembangan zaman.
“Mengacu pada analisis situasi sebelumnya telah ditemukan beberapa kendala. Remaja masjid memiliki beberapa kendala sehubungan kemampuan berbahasa Inggris terutama dalam berbicara, menceritakan peristiwa dan kejadian yang pernah terjadi sebelumnya menggunakan tenses yang tepat. Para remaja anggota DKM Masjid Al Muttaqin sering mendapatkan kesulitan dalam menggunakan kosa kata yang tepat. Kurangnya kepercayaan diri karena minimnya penguasaan Bahasa Inggris serta terbatasnya sumber daya manusia sebagai pengajar,” paparnya.
Oleh karena itu, ia menambahkan pada kegiatan PM kali ini, Tim dari prodi Bahasa Inggris dan Sastra Inggris Universitas BSI mengadakan PM berupa pelatihan pembelajaran bahasa Inggris dengan tema “Basic English of Past Activities“.
“Dengan diselenggarakanya kegiatan ini, diharapkan para peserta PM memahami penggunaan tenses yang tepat, dapat menggunakan dan mengimplementasikan bentuk simple past tense dengan baik dalam berkomunikasi menggunakan bahasa inggris di kehidupan sehari hari,” harapnya.
Sementara itu, Suci Riyanti selaku tutor menjelaskan mengenai apa itu Simple Past tense dan bagaimana penggunaannya.
“Simple past tense itu digunakan untuk menjelaskan kegiatan yang di mulai dan berakhir di masa lampau,” jelasnya.
Baca juga: Dosen Universitas BSI, Ajarkan Pengelolaan Google Form
Ia juga menjelaskan mengenai regular dan irregular verbs.“Regular verbs ialah kata kerja yang di tambahkan -ed bentuk lampaunya seperti di contoh : walked, stayed, arrived. Sedangkan irregular verbs ini yang di maksud dengan kalimat kata kerja yang bentuknya tidak beraturan, maksudnya kata dalam bentuk lampaunya akan berbeda. Ada beberapa irregular verbs yang harus diingat seperti negative form dan question form.
Selanjutnya, Ibrahim yaitu salah satu remaja masjid peserta menyebutkan dengan ikut kegiatan ini, ia jadi bertambah pengetahuan dalam berbahasa Inggris.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan sangat berguna sekali dalam meningkatkan pengetahuan kami sebagai masyarakat dalam berbahasa Inggris. Sekarang saya memahami apa itu simple past tense dan penggunaanya,” tutupnya. (UMF)