Sukses Jadi Pengusaha Muda, Kisah Dea Dona yang Inspiratif

0 34

TEGAL, BSINews – Di Indonesia, ada banyak pengusaha sukses yang berhasil menjalankan bisnisnya di usianya yang masih muda. Dengan usaha, kerja keras, pantang menyerah, keuletan, serta tekad yang kuat, menjadi beberapa faktor yang membuat para pengusaha muda ini mencapai kesuksesan.

Hal ini juga yang dilakukan oleh Dea Dona Nurkhikmah, salah satu mahasiswa Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Tegal, Program Studi (Prodi) Sistem Informasi yang sukses menjadi pengusaha.

Baca Juga : Pengusaha dan Entrepreneur, Apa sih Bedanya Dua Profesi Ini?

Dea, sapaan akrabnya, merupakan pemilik dari ONAD STORE, perusahaan yang bergerak dibidang percetakan sablon, kaos polos dan fashion, baik untuk cewe maupun cowo. Ia memulai usaha percetakan ini, sejak masih di bangku sekolah SMK. Berawal menjadi reseller, sampai lulus SMK dan setelah lulus, ia bekerja untuk mencari modal, sehingga bisa membangun usahanya sendiri tanpa menjadi reseller lagi.

“Alasan saya tertarik membuka bisnis ini, melihat kalangan remaja kebanyakan menyukai kaos yang bisa request desain sendiri. Berawal dari reseller 2017 dan usaha mandiri 2019. Usaha saya ini, pada bidang percetakan sablon, kaos polos, kemeja distro, tunik, gamis, serba-serbi fashion cewe dan cowo,” ujar Dea.

Dea berhasil jadi pengusaha muda dan buka banyak lowongan pekerjaan

Dalam membangun usahanya ini, Dea memiliki misi yakni membangun usaha sablon kaos yang mampu memberikan pelayanan dan kepuasan bagi pelanggan. Lalu mengedepankan kualitas produksi dengan harga yang terjangkau, menghadirkan lapangan pekerjaan yang profesional dengan situasi kerja yang produktif, serta menyantuni bagi mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, maka tidak heran jika hingga saat ini ia memiliki banyak konsumen.

“Alhamdulillah, untuk konsumennya sendiri, sudah mencapai ribuan pelanggan dan yang tetap ada puluhan pelanggan. Untuk konsumen sendiri terdiri dari kalangan remaja, dewasa dan sebagian besar konsumen laki-laki,” ungkap Dea.

Namun, memasuki masa pandemi Covid-19 membuatnya berfikir lebih kreatif lagi dalam mengelola dan menjalankan usahanya ini, agar dapat bertahan melalui masa pandemi Covid-19.

“Omzet yang saya dapat juga sampai puluhan juta. Keuntungan bersih setahun kalo sedang rame bisa 20jt, tapi untuk saaat ini di masa pandemi, sepi, wajar tapi kita harus bisa berinovasi barang apa yang cepat laku di masa pandemi. Nah, saat itu saya buat masker custom,” ujar Dea.

Namun, kesuksesan yang diraihnya, hingga sampai saat ini tentu tidak terlepas dari dukungan kampus Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) yang mempunyai lembaga BSI Entrepreneur Center (BEC). BEC menjadi wadah atau lembaga pengembangan kewirausahaan yang disediakan oleh Universitas BSI bagi mahasiswanya, yang akan dilatih mengenai entrepreneur.

“BEC sebagai wadah untuk mencetak pengusaha muda dari kampus Universitas BSI. Bahkan sudah banyak juga mahasiswa yang menjadi pengusaha sebelum wisuda,” kata Angga Ardiansya, Koordinator BEC Universitas BSI kampus Tegal.

Baca Juga : Ini 6 Hal Penting Untuk Jadi Pengusaha Sebelum Wisuda

Angga mengungkapkan bahwa, BEC selalu optimis dalam membantu mahasiswa ataupun alumni Universitas BSI kampus Tegal, untuk menciptakan usaha, meningkatkan, hingga menjadikan usaha tersebut menjadi besar. Seperti Dea, yang sekarang jadi pengusaha muda.

”Konsistensi Dea dalam berwirausaha, tentunya ada campur tangan dari BSI Entrepreneur Center (BEC) yang telah memberikan wadah bagi entrepreneur dalam meningkatkan omzet dan mengembangkan usahanya,” ucap Angga.(MKU)

Leave A Reply

Your email address will not be published.