Dosen Universitas BSI Gelar Workshop Penerapan Prokes Saat Pandemi

0 27

JAKARTA, BSINews – Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Setiap dosen, selain mengajar juga mempunyai kewajiban untuk menggelar pengabdian kepada masyarakat.

Dosen dari Fakultas Teknologi dan Informatika (FTI) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) melakukan pengabdian masyarakat pada warga Kelurahan Kwitang, pada Rabu (9/3).

Baca Juga : Dosen Universitas BSI Lakukan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan PM ini, berlangsung dengan mengadakan workshop bertemakan “Tata Cara Pencegahan dan Pengendalian Virus Covid-19 Melalui Penerapan Protokol Kesehatan Di Lingkungan Masyarakat Kelurahan Kwitang”.

Kelompok pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Sandra Jamu Kuryanti dan beranggotakan Sopiyan Dalis selaku tutor, serta Suharyanto, dan Lita Sari Marita selaku anggota. Selain itu, ada lima mahasiswa, Yasir, Ananta Amellia Haerunnisa, Arra Dwi Hartina, Abdul Fikri Rifai dan Fia Nurtiara yang turut membantu jalannya kegiatan.

Dalam kesempatan ini, Sandra menuturkan bahwa pengabdian masyarakat dengan mengusung tema “Workshop Tata Cara Pencegahan Dan Pengendalian Virus Covid-19 Melalui Penerapan Protokol Kesehatan ini tentunya sangat cocok dengan keadaan sekarang ini.

“Dalam memutus mata rantai penularan covid-19 tentunya masyarakat memiliki peran yang sangat penting agar tidak menimbulkan sumber penularan baru pada tempat dimana terjadinya pergerakan orang dan tempat berkumpulnya banyak orang,” ujar Sandra dalam sambutannya, Rabu (9/3).

Senada dengan sambutan Sandra, Sopiyan Dalis, selaku tutor, dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa peran masyarakat untuk dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 tentunya harus dilakukan dengan menerapkan protocol kesehatan.

“Protokol kesehatan yang paling umum yang perlu dilakukan adalah dengan cara melindungi kesehatan Individu, yaitu dengan cara selalu memakai masker dengan benar,” jelas Sopiyan.

Selain menggunakan masker, mencuci tangan dengan benar dan teratur juga diperlukan untuk mencegah terjadinya penularan dan selalu menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut dengan kondisi tangan tidak bersih, kemudian jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain dan jangan lupa untuk selalu meningkatkan daya tahan tubuh dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Sementara itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapatkan sambutan yang baik dari para masyarakat kelurahan kwitang. Salah satu peserta kegiatan ini, Sarah Martha Julianan mengungkapkan bahwa, kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya untuk masyarakat di Jakarta pusat kelurahan kwitang.

Baca Juga : Tingkatkan Pengabdian Masyarakat, FEB Universitas BSI Gelar Sosialisasi

“Kegiatan workshop ini sangat bermanfaat bagi kami dalam mengantisipasi penularan covid-19 ditempat dan fasilitas umum,” ujar Sarah.

“Semoga dengan adanya workshop ini dapat membantu dalam meminimalkan dampak yang ditimbulkan oleh covid-19 dan dapat berkontribusi dalam mencegah penularan dan penyebaran covid-19 di masyarakat umum terutama masyarakat kelurahan kwitang,” pungkas Sopiyan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.