Universitas BSI Gelar Persamaan Persepsi Mata Kuliah Pemrograman Akuntansi II

0 43

Jakarta, BSINews – Demi meningkatkan kualitas dosen pengajar mata kuliah pemrograman akuntansi II. Maka program studi Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) mengadakan persamaan persepsi secara daring, Senin (7/3).

Kegiatan yang dipandu oleh M. Faitullah Akbar ini diikuti oleh seluruh dosen pengajar mata kuliah pemrograman akuntansi II dari berbagai kampus Universitas BSI.

Persamaan persepsi ini hadiri pula oleh ketua prodi Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI, Adi Supriyatna, ketua prodi Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI kampus Karawang, Dede Firmansyah Saefudin dan ketua prodi Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI kampus Sukabumi, Rizal Amegia Saputra.

Persamaan persepsi pemrograman akuntansi II

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Rizal, ia menyampaikan, bahwa persamaan persepsi mata kuliah pemrograman akuntansi II ini sangat penting dilaksanakan.

Baca juga: Prodi Teknologi Informasi Universitas BSI Adakan Persamaan Persepsi Mata Kuliah Sistem Basis Data

“Sehingga semua dosen pengajar mata kuliah tersebut memiliki kesamaan visi dan misi mata kuliah, serta berdasarkan evaluasi di semester terdahulu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,” tutur Rizal, Senin (7/3).

Persamaan persepsi mata kuliah pemrograman akuntansi II ini kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber utama, yakni Dede Firmansyah Saefudin.

Dalam pembahasannya, ia menjelaskan terkait mata kuliah pemrograman akuntansi II yang mana merupakan kelanjutan dari mata kuliah pemrograman akuntansi I semester 3.

Baca juga: Prodi Administrasi Perkantoran, Gelar Persamaan Persepsi Outline Tugas Akhir

Sementara itu, Adi mengatakan, dengan adanya kegiatan persamaan persepsi ini diharapkan dosen pengampu mata kuliah lebih siap dalam menghadapi perkuliahan semester genap 2021/2022.

“Hal ini juga mendukung agar dosen prodi Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI lebih kompeten dalam mata kuliah yang diajar serta mahasiswa dapat memberikan output sesuai dengan ketentuan yang ada,” tandas Adi, Senin (7/3).(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.