Dosen Universitas BSI Beri Pelatihan

0 7

Jakarta, BSINews–Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) program studi (prodi) Bahasa Inggris dan Sastra Inggris, Fakultas Komunikasi dan Bahasa (FKB) telah berhasil melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat (PM).

Kegiatan yang dilakukan dosen Universitas BSI ini bertemakan “Improving Reading Skill for Teenagers” untuk Siswa SMA Remaja Masjid Al-Mutaqqin. Lokasi pelaksanaan PM beralamatkan di Jl Percetakan Negara No 754, RT 3/RW 6, Cempaka Putih Barat, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Minggu (3/4).

Kelompok PM ini terdiri dari dosen Universitas BSI dibantu oleh beberapa mahasiswa, yakni dari ketua pelaksana Ary Iswanto dan anggota tim yakni Unpris Yastanti juga Faizal, turut serta pada kegiatan ini beberapa  mahasiswa.

Baca juga: Demi Tingkatkan Kemampuan Life Skill Bagi Remaja, Dosen Universitas BSI Gelar Pengabdian Masyarakat

Dosen Universitas BSI Beri Pelatihan

Pelaksanaan PM kali ini dilakukan secara luring dengan penerapan protokol kesehatan. Materi disampaikan oleh Faizal, sebagai dosen Universitas BSI dibantu dengan tim tutor lainnya. Ia menyampaikan bagaimana meningkatkan kemampuan membaca yang baik dengan memberikan tips dan trik dalam kegiatan membaca dalam bahasa Inggris.

“Cara membaca Bahasa Inggris terkadang menjadi kendala dari setiap orang karena dibutuhkan pengucapan atau pelafalan yang baik dan benar. Namun, semua bisa diasah dengan baik,” terangnya.

Ia menjelaskan jika ingin belajar cara pengucapan atau pronunciation, belajarlah untuk mengenali semua suara yang digunakan dalam bahasa Inggris dan gunakan sumber belajar dari native speakers.

“Latihlah pelafalan kata-kata dasar yang berhubungan dengan angka, huruf, kalimat sapaan, dan lainnya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa bisa berlatih di depan cermin atau merekam ke dalam video kemudian meminta masukan orang lain yang lebih ahli tentang kekurangan yang ada dalam pelafalan yang sudah dilakukan.

Kemudian, ia pun memberikan contoh kata-kata dalam bahasa Inggris juga memiliki penekanan dan intonasi tersendiri. Misalnya, saat mengucapkan kata present. Jika memberikan tekanan di awal, yaitu PREsent, maka artinya bisa berarti “hadiah”, “pada saat ini”, atau “hadir”. Sedangkan jika memberi tekanan di akhir, preSENT, artinya jadi berbeda yaitu “mempersembahkan”.

“Bahasa Inggris bukan bahasa fonetis, misalnya huruf a dalam kata bag, pengucapannya berbeda dengan huruf a pada kata car. Banyak juga huruf yang nggak diucapkan walau ada di dalam kata, misalnya huruf k dalam kata know. Jadi harus berhati-hati dan sering berlatih,” jelas Faizal.

Tips mudah belajar bahasa inggris secara cepat dengan cara sering mendengar lagu dari bahasa Inggris. Memang tips ini sepele, tetapi sangat efektif membantu kamu menguasai bahasa.

Selanjutnya, Ary Iswanto selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan bahwa pelatihan ini sangat interaktif antara tutor dan peserta.

“Bahasa Inggris bermanfaat bagi mereka sebagai bekal dasar pengetahuan dalam berbahasa. Sebab, bahasa Inggris merupakan bahasa internasional dan banyak perusahaan menyukai para pencari kerja yang memiliki skill bahasa Inggris minimal pasif,” terangnya.

Para peserta mendapatkan latihan-latihan untuk memperdalam materi dan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman materi yang telah disampaikan.

“Alhamdulillah, para peserta PM dapat memahami dan mengikuti materi dengan sangat baik,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, Senin (4/4).

Ia pun berpesan pada seluruh peserta agar terus berlatih dan jangan bosan-bosan untuk belajar.

“Jangan pernah lelah untuk terus berlatih dan belajar, jika ingin menguasai bahasa Inggris itu harus berani dan rajin untuk mencoba. Lalu, mengerjakan banyak studi kasus dan sering berlatih pada orang-orang yang sudah ahli,” pesannya.

Baca juga: Dosen Universitas BSI Mengadakan Pelatihan Reading Skill

Sementara itu, ketua DKM Masjid Almutaqqin mengucapkan terimakasih atas kegiatan PM yang telah dilaksanakan dosen Universitas BSI.

“Terimakasih atas ilmu dan kepedulian juga cinta kasih dosen Universitas BSI Prodi Bahasa Inggris dan Sastra Inggris yang telah turut serta dan aktif dalam melaksanakan pengabdian masyarakat di Masjid Al-Mutaqqin,” katanya.

Ia sangat berharap kegiatan tersebut terus berkesinambungan dilaksanakan untuk para remaja Masjid Mutaqqin.

“Kami berharap kegiatan ini dapat rutin terlaksana dan terus berkesinambungan, agar ilmu pengetahuan yang didapat para remaja di Masjid Al-Mutaqqin ini terus berkembang dan bermanfaat bagi mereka,” tutupnya. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.