Pemanfaatan Media Sosial Guna Gencarkan Bank Sampah

0 214

Tangerang, BSINews – Keberadaan bank sampah seringkali terabaikan akibat kurangnya sosialisasi. Memanfaatkan media sosial adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk berinteraksi dan bersosialisasi tanpa batasan ruang dan batasan waktu. Hal ini yang dilakukan dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kepada pengelola dan anggota bank sampah daerah Sumur Mangga, Larangan, Tangerang, pada Minggu (27/3).

Faizal Roni selaku ketua pelaksana pengabdian masyarakat Universitas BSI, mengatakan bahwa peran penting bank ini tidak tersampaikan kepada masyarakat, sehingga keberadaannya tidak diketahui. Melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana sosialisasi semua kegiatannya, semakin memudahkan untuk menjangkau masyarakat agar mengetahui keberadaannya.

Baca juga: Dosen Universitas BSI Gelar Pelatihan Pemanfaatan Surat Menyurat Digital

“Lewat pelatihan ini akan membantu pengelola, untuk menggencarkan keberadaan bank tersebut, sehingga dapat menjangkau lebih banyak orang yang akan membantu peranan bank  dalam mengurangi timbunan limbah yang dibuang dengan menerapkan prinsip 3R, Reduce, Reuse, dan Recycle,” katanya dalam keterangan rilis, Senin (4/4).

Caroline selaku tutor menjelaskan bahwa luasnya jangkauan informasi dengan memanfaatkan media sosial akan membuat peran bank lebih efeketif diketahui banyak orang dan banyak orang pula yang akan ikut berpatisipasi. Salah satu pemanfaatan media sosial adalah menggunakan Instagram.

Bank Sampah

“Karena Instagram adalah media sosial yang saat ini paling banyak digunakan, maka yang diajarkan pada saat pelatihan adalah membuat akun instagram, kemudian cara posting informasi dengan reels, story dan feeds. Informasi keberadaannya penting untuk disebarluaskan, bank ini mempunyai peran menjaga kelestarian lingkungan, juga sebagai tempat edukasi tentang memilah limbah, dan tak kalah penting bank ini menjadi tempat masyarakat memperoleh tambahan penghasilan,” jelasnya.

Baca juga: Pemanfaatan Strategi Pemasaran Lewat Media Sosial

Sementara itu, Saiful selaku pengelola bank sampah mengungkapkan adanya pelatihan ini sangat membantu kegiatan bank sampah untuk membagikan semua kegiatannya di media sosial, sehingga masyarakat lebih mudah melihat setiap detail apa yang dikerjakan oleh pengelola bank sampah.

“Kami dari pengelola merasa terbantu dengan kegiatan pelatihan ini, segala informasi tentang kegiatan bank sampah nantinya akan kami sebarkan melalui media sosial yang akan kami buat,” tutupnya. (LAG)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.