Dosen Universitas BSI Ajak Masyarakat Jadi Konten Kreator Youtube

0 60

Bekasi, BSINews – Menjadi salah satu platform terbesar, youtube memberikan penghargaan kepada konten kreator atas karya yang ditampilkannya melalui adsense. Kini, banyak orang mulai menjadikan youtube sumber penghasilan. Memahami hal itu, dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) memberikan pelatihan kepada Karang Taruna Mustika Jaya Bekasi untuk menjadi konten kreator youtube, pada Minggu (26/3) silam.

Venessa Agusta Gogali selaku ketua pelaksana pengabdian masyarakat Universitas BSI menuturkan bahwa kegiatan ini mengajak masyarakat untuk menjadi konten kreator  agar dapat meberikan informasi terutama di media digital.

Baca juga : Manfaatkan Media Digital Sebagai Lahan Bisnis bagi UMKM

“Seorang konten kreator mampu memberikan konten yang memiliki edukasi maupun hiburan untuk para audiens. Proses pembuatan konten ini memerlukan kreativitas seseorang agar dapat menggaet audiens,” ujarnya dalam keterangan rilis, Selasa (5/4).

Ia menambahkan, maraknya digital marketing saat ini, seorang konten kreator bernilai sangat penting. Konten menjadi kunci utama dari marketing yang dilakukan oleh pelaku bisnis, apalagi jika konten yang ditampilkan menjadi viral. Ini merupakan bukti bahwa strategi marketing yang dikemas telah sukses.

Konten Kreator Youtube

“Youtube menjadi salah satu media yang memiliki peminat tinggi dan salah satu pilihan masyarakat untuk mencari hiburan. Untuk menjadi seorang konten kreator, ketahui dulu fokus yang akan dijadikan tujuan, contohnya dari jumlah subscriber, engagement, dan monetisasi,”imbuhnya.

Setelah menentukan tujuan fokus, pilih niche sesuai kemampuan dan minat, contohnya saja memiliki keterampilan di bidang music, gaming, kuliner, fashion, lifestyle, travelling, dan lainnya. Kemudian tentukan tipe konten channel youtube, misalnya edukasi, entertain, atau convert.

Baca juga : Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Canva Guna Mendukung Media Pembelajaran

“Semoga dengan pelatihan dapat di implementasikan langsung sehingga kita tidak hanya menjadi penikmat saja, namun juga bisa menghasilkan karya bahkan melakukan marketing untuk menjual produk atau jasa di youtube channel,” tutupnya. (LAG) 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.