Universitas BSI kampus Karawang Berikan Pelatihan Pencatatan Keuangan dan Pengelolaan Kas

0 11

Karawang, BSINews – Setiap dosen dan mahasiswa di Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) memiliki kewajiban untuk melaksanakan pengabdian masyarkat (PM), sedikitnya tiap semester sekali sebagai salah satu implementasi dari tri dharma perguruan tinggi.

Kali ini, kelompok dosen program studi (prodi) Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI kampus Karawang  bersama Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang mengadakan pelatihan pencatatan keuangan dan pengelolaan kas yang dilaksanakan secara luring, 26 – 27 Maret 2022.

Tingkatkan pengetahuan dengan pelatihan pencatatan keuangan dan pengelolaan kas

Menurut Dede Firmansyah Saefudin selaku kaprodi Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI mengatakan, tema PM kali ini dipilih karena adanya kebutuhan mitra untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian dalam mencatat dan mengelola keuangan bagi para pengurus RT, RW dan Keluarahan dari sistem manual ke digital.

Baca juga: Dosen Universitas BSI Gelar Pelatihan Pemanfaatan Surat Menyurat Digital

Ia menjelaskan, aplikasi komputer yang digunakan dalam pelatihan ini adalah microsoft excel, karena mudah dipelajari dan mudah diimplementasikan.

“Berdasarkan wawancara analisis kebutuhan pelatihan, disepakati bentuk PM ini pelatihan pencatatan keuangan dan pengelolaan kas dengan menggunakan perangkat lunak berbasis komputer,” ujar Dede, Ahad (27/3).

Metode kegiatan yang dipilih adalah ceramah penjelasan konsep yang dipaparkan oleh tutor dengan porsi 25%, dan praktik langsung mengerjakan contoh-contoh kasus sebanyak 75%.

Tutor hari pertama yaitu Ratnawati yang didampingi instruktur Jovina Puspita Dewi Wulandari dan tutor hari kedua adalah Andreas Rudiwantoro dengan Devi Oktavia Perdana sebagai instrukturnya.

Disamping itu, Lukmanul Hakim selaku panitia pelaksana PM, jumlah peserta yang hadir baik hari pertama maupun hari kedua yakni sebanyak 30 orang yang merupakan perwakilan pengurus RT, pengurus RW, dan staf kelurahan.

Baca juga: Pelatihan Fotografi Untuk Meningkatkan Minat Pengunjung Museum

“Agar kegiatan ini efektif, masing-masing peserta menggunakan satu komputer dan instruktur hanya mendampingi maksimal lima orang peserta, sehingga jika peserta mengalami kesulitan dapat segera ditangani oleh instruktur,” kata Lukman.

Ia mengatakan, tiap peserta diberikan buku modul sebagai pedoman praktikum dan dapat digunakan sebagai referensi dalam mengiplementasikan materi-materi yang telah diajarkan.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat, dapat diterapkan dalam melaksanakan tugas sehari-hari di tempatnya masing-masing, sehingga pencatatan lebih rapi dan laporan lebih akuntabel,” tandasnya.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.