Prodi Teknik Industri Gelar Sosialisasi Mata Kuliah

0 72

Jakarta, BSINews–Prodi Teknik Industri Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses gelar sosialisasi mata kuliah Pemodelan Sistem pada Rabu (13/4). Kegiatan ini dibuka oleh kaprodi (ketua program studi) Teknik Industri Miwan K Hidayat. Hadir sebagai narasumber Evy Priyanti dan Ade Suryanto sebagai moderator.

Miwan K Hidayat selaku kaprodi Teknik Industri Universitas BSI mengatakan materi pada mata kuliah Pemodelan Sistem ini sebagai pegangan mahasiswa Teknik industri dalam mendesain model suatu sistem.

“Dimana materi yang diajarkan berupa sistem dasar-dasar pemodelan, sistem dinamika, pemikiran sistem manajemen dan perspektif, perilaku dasar sistem dan pengembangan sistem,” katanya.

Baca juga: Prodi Teknik Industri Sukses Gelar Sosialisasi Pengembangan Kurikulum

Prodi Teknik Industri

Evy Priyanti sebagai narasumber menjelaskan bahwa dalam mata kuliah pemodelan sistem ini termasuk didalamnya yakni konsep model, pengenalan masalah sistem, pengembangan model.

“Ada model matematika, formulasi model deterministic, formulasi model stokastik, parameterisasi model, dan model validasi,” ujarnya.

Ia menyebutkan mata kuliah pemodelan sisitem merupakan materi yang akan dipelajari dan sebagai materi inti bagi mahasiswa Teknik industri untuk dapat merancang dan mendesain sebuah model dari sebuah sistem.

“Beberapa perangkat lunak yang dapat digunakan pada mata kuliah ini diantaranya promodel dan anylogic,” ungkapnya.

Perangkat lunak simulasi ini, imbuhnya digunakan untuk mengetahui seberapa besar efektifitas dari sebuah sistem jika dijalankan.

“Selain itu, pentingnya sebuah pemodelan, adanya permasalahan yang dapat diketahui bahkan pada situasi kompleks serta dapat menghemat waktu dan biaya,” jelasnya.

Baca juga: Prospek Kerja Lulusan Teknik Industri yang Wajib Kamu Ketahui

Pada dunia penerbangan simulasi sangatlah penting untuk meminimalisir resiko kerugian yang besar dan kesalahan fatal dalam kehidupan nyata.

Sosialisasi mata kuliah pemodelan sistem ini, dihadiri juga oleh Dr Abdul Rahman yang memberikan pengalaman di dunia nyata tentang bagaimana model yang ia kembangkan. Pada waktu masih menempuh kuliah di Jepang. Dimana model dapat menganalisa kekurangan dari sebuah alat produksi. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.