Sosialisasi Literasi Digital Guna Membangun Revolusi Mental Remaja

0 234

Jakarta, BSINEWS – Keberadaan peranan teknologi digitalisasi membawa dampak yang sangat signifikan seperti keterbukaan informasi saat ini. Maraknya media massa dalam mengekspos berbagai informasi dan tayangan hiburan tanpa diiringi pengawasan, membuat tayangan atau informasi kurang mendidik bertebaran di berbagai platform sosial media. Hal ini yang membuat dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) menggelar sosialisasi literasi digital guna membangun revolusi mental, yang ditujukan untuk Panti Aisisyah, pada Sabtu (4/6) silam.

Ahmad Fachrurozi selaku tutor pengabdian masyarakat (PM) Universitas BSI mengatakan bahwa banyaknya remaja Panti Asuhan Aisyiyah yang kurang mengetahui pentingnya literasi digital untuk membangun revolusi mental remaja sehingga mengonsumsi media massa tanpa menyaring baik buruknya informasi.

Baca juga : Universitas BSI Kampus Cibitung Tebar Ilmu Digital Marketing dan Literasi Digital

“Remaja sebagai agent of change sudah seharusnya mampu memilah dan memilih tayangan atau informasi yang baik sehingga dapat memberikan perubahan bagi dirinya maupun orang di sekitarnya. Setiap remaja harus mampu memahami literasi digital yang merupakan sebuah kemampuan untuk mengimplementasikan informasi dalam berbagai format digital,” ujarnya dalam keterangan pers.

Revolusi Mental Remaja

Selain kemampuan literasi digital yang baik, para remaja juga harus membangun revolusi mental, yakni dorongan untuk merubah pola pikir atau tindakan dalam merespon lingkungan sosial. Baik buruknya karakter remaja tergantung dari aspek mentalitasnya yang meliputi pandangan remaja terhadap diri sendiri, mengimplementasikan kebaikan diri dalam berbagai situasi, integrasi diri hingga bagaimana persepsi remaja dalam menghadapi penyimpangan yang terjadi pada lingkungannya hinga kemampuan beradaptasi terhadap norma-norma sosial yang berlaku di masyarakat.

Baca juga : Sosialisasi Literasi Digital Untuk Meningkatkan Kreatifitas

“Sehingga dengan adanya pelatihan ini perlunya kemampuan literasi digital untuk membangun revolusi mental remaja dan literasi digital guna membendung kenakalan remaja yang kerapkali terjadi akibat kurangnya filter informasi maupun tayangan di media massa,” tutupnya.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.