Dosen Universitas BSI Kampus Pontianak Bekali Masyarakat Dengan Literasi Keuangan

0 15

Pontianak, BSINews – Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Pontianak kembali melaksanakan Pengabdian Masyarakat (PM)  tentang literasi keuangan secara daring melalui Zoom, pada Jumat (3/6) silam.

PM yang rutin dilakukan oleh Universitas BSI kampus Pontianak ini berfokus pada pembekalan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pemula bagi generasi Z, Pontianak, Kalimantan Barat. Kelompok PM ini terdiri dari Yulia, Nanda Diaz Arizona, Rabiatul Adwiya, dan beberapa orang mahasiswa.

Nanda mengatakan, UMKM mempunyai peran penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, secara khusus UMKM pemula bagi generasi Z, Pontianak, Kalimantan Barat.

Baca juga: Pelatihan Surat Menyurat, Dosen Universitas BSI Gelar Pengabdian Masyarakat Kepada Warga Cikampek

Pentingnya paham literasi keuangan bagi sebuah UMKM

“Dengan pemahaman literasi keuangan yang cukup, generasi Z akan mampu mengambil keputusan yang baik dan tepat, sehingga dapat mengembangkan usaha yang dimiliki,” tutur Nanda, Jumat (3/6) lalu.

Ia menyampaikan, bahwa pengelolaan keuangan usaha sangat penting selain memiliki pola pikir, bersikap adaptif dan kreatif, guna membangun bisnis yang berkelanjutan dan komprehensif.

“Hal yang paling dasar harus dilakukan adalah dengan memisahkan keuangan usaha dan keuangan pribadi. Maka dari itu, pelaku usaha dapat memiliki gambaran jelas tentang kemampuan dan kebutuhan usahanya,” jelasnya.

“Pelaku usaha juga dapat mengelola keuangannya dengan menggunakan platform keuangan digital agar transaksi menjadi lebih tertata dengan baik dan untuk melakukan ekspansi usaha,” ujar Nanda.

Sementara itu, menurut salah satu pemateri, Yulia mengatakan, kebanyakan para pelaku usaha masih belum memahami literasi keuangan di dalam menjalankan usaha yang dijalankan.

Baca juga: Dosen Universitas BSI Gelar Pengabdian Masyarakat

“Mempunyai pemahaman literasi keuangan yang baik, maka bisa terhindar dari hal-hal yang merugikan. Selain itu, tingginya tingkat literasi keuangan diyakini juga mampu meningkatkan kesejahteraan, karena dengan bertambahnya tingkat literasi keuangan maka masyarakat dapat membuat keputusan keuangan dengan lebih baik,” pungkas Yulia, Jumat (3/6) lalu.

Lanjutnya, sehingga perencanaan keuangan usaha akan berdampak positif terhadap keuangan keluarga atau pribadi menjadi lebih optimal.

Dilain sisi, Rabiatul berharap, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peserta dapat memahami literasi keuangan dan melakukan langkah-langkah yang tepat di dalam membangun dan memulai usahanya.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.