Prodi Teknik Industri Universitas BSI Sukses Gelar Seminar

0 27

Jakarta, BSINews—Prodi Teknik Industri menyelenggarakan seminar Rantai Pasok pada Rabu (22/6) di aula Universitas BSI kampus Kramat 98. Kegiatan ini menghadirkan pembicara ketua ISMI Jawa Barat yaitu Rudi Rakian. Seminar dibuka oleh moderator Andika Bayu Hasta dan sambutan oleh ketua program studi (kaprodi) Teknik Industri, Miwan K Hidayat.

Miwan K Hidayat mengatakan bahwa manajemen rantai pasok merupakan metod pengelolaan yang memastikan rantai pasok berjalan dengan baik dan lancar.

“Adanya seminar ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa prodi Teknik Industri Universitas BSI dalam mempersiapkan diri guna menjawab tantangan dunia industri,” ucapnya dalam membuka seminar, Rabu (22/6).

Baca juga: Prodi Teknik Industri Universitas BSI Bekali Mahasiswa Tentang Pentingnya Kualitas Produk

Prodi Teknik Industri Gelar Seminar Rantai Pasok

Selanjutnya, materi disampaikan oleh Rudi Rakian sebagai narasumer yang menyampaikan bahwa manajemen rantai pasok dapat didefinisikan sebagai sekumpulan aktifitas dalam bentuk entitas/fasilitas yang terlibat dalam proses transformasi dan distribusi barang.

“Dimana distribusi barang dimulai dari bahan baku alam pada tahap awal sampai produk jadi pada konsumen akhir,” terangnya.

Ia berharap integrasi antara perguruan tinggi dengan dunia industri semakin ditingkatkan supaya materi yang didapatkan mahasiswa dapat langsung diimplementasikan, saat mahasiswa lulus kuliah.

“Beberapa program dari pemerintah juga sangat mendorong adanya keterikatan antara bahan kajian yang ada pada kurikulum dengan kebutuhan industri saat ini,” jelasnya.

Sedangkan, katanya, materi rantai pasok untuk mahasiswa merupakan salah satu mata kuliah yang penting, agar mahasiswa memiliki pengetahuan manajemen rantai pasok saat terjun langsung di dunia industri.

“Salah satu yang perlu dipelajari dalam materi rantai pasok ini ialah pengelolaan supply chain. Dimana pengelolaan yang baik yaitu mulai dari aliran barang hulu ke hilir, aliran uang dan sejenisnya yang mengalir dari hilir ke hulu dan aliran informasi yang bisa terjadi dari hulu ke hilir atau sebaliknya,” paparnya.

Pada dasarnya, ia menjelaskan strategi tidak bisa dilepaskan dari tujuan jangka panjang, jika perusahaan ingin menang atau bertahan dalam persaingan di pasar maka perusahaan harus mempunyai strategi untuk mengarahkan jalannya perusahaan ke tujuan jangka panjang yang ingin dicapai.

Baca juga: Prospek Kerja Lulusan Teknik Industri yang Wajib Kamu Ketahui

“Kemajuan strategi produksi telah menjadi sumber utama pada suatu perusahaan untuk menghasilkan keuntungan yang baru dan mempertahankan keunggulan kompetitif,” terangnya.

Menurutnya, tidak hanya produktivitas untuk menunjang kepuasan konsumen dalam bersaing di pasar, tetapi kualitas yang dicari oleh konsumen dan menjadi bekal untuk bersaing di pasar, karena konsumen sudah bisa membedakan mana produk yang berkualitas dan mana yang tidak.

“Adanya Supply Chain Management dalam perusahaan dimungkinkan untuk peningkatan efektifitas dan efisiensi. Penerapan supply chain management di masa seperti ini cocok diterapkan, karena sistem ini memiliki kelebihan yang mampu mengatur aliran barang atau produk dalam suatu rantai supply,” jelasnya. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.