Cara Menjadi Content Creator di Era Digital

0 528

Jakarta, BSINews – Seiring bertumbuhnya teknologi yang semakin cepat dan mutakhir, maka melahirkan pula berbagai jenis sumber pengetahuan dan penghasilan, salah satunya adalah seorang Conten Creator (Konten Kreator). Memahami hal itu, Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), menggelar seminar Content Creator, yang digelar pada hari Kamis (23/6) silam.

Hadir sebagai narasumber, Dimas Kurnia Setiawan yang merupakan Senior Digital Brand Marketing. Dalam materinya ia menjelaskan bahwa, dunia digital saat ini sangat bergantung pada sebuah konsep dan konten. Kegunaan dari konten yang di kelola oleh kreator, dapat memasuki semua aspek digital, mulai dari industri perdagangan, ilmu pengetahuan sampai ke ranah politik, dapat di lebur dalam konsep seorang konten kreator.

Baca juga : Universitas BSI Latih Skill dan Peluang di Era Digital Kepada Maba

“Ketika sebuah perusahaan ingin mengembangkan produk-produk yang ada di dalamnya, era sekarang sudah wajib menggunakan aspek digital sebagai bentuk promosinya. Berbeda dengan zaman dulu ketika semuanya masih serba konvensional,” jelas Dimas dalam rilis yang diterima, Selasa (12/7).

Content Creator di Era Digita

Menurutnya, maraknya berbagai platform media sosial dan kemudahan aksesnya melalui smartphone, ternyata dapat menjadikan sebuah peluang dengan menjadi konten kreator. Dimana dengan balutan informasi dan edukasi, dapat dengan mudah di nikmati oleh para pengguna media sosial dengan kemasan audiovisual yang menarik dan mudah di pahami.

Baca juga : Tingkatkan Keterampilan Soft Skill dan Hard Skill

“Kehadiran profesi konten kreator, tidak lepas dari kemajuan teknologi. Apalagi dengan semakin terbukanya akses informasi, membuat semakin luas pula kesempatan bagi siapa saja, untuk menjadi seorang konten kreator. Untuk menjadi seorang konten kreator harus memiliki ide-ide orisinil, agar dapat menghasilkan materi yang lebih segar dan aktual. Selain itu, konten kreator harus memiliki skill dalam menulis, mengambil foto, merekam gambar, hingga editing video,” tutupnya. (LAG)

Leave A Reply

Your email address will not be published.